Selasa, 17 September 2019 08:31

​Komunitas Teater Kaki Langit Sabet Berbagai Penghargaan

Jumat, 02 Maret 2018 22:54 WIB
Editor: Choirul
Wartawan: -
​Komunitas Teater Kaki Langit Sabet Berbagai Penghargaan
Narsis gaya teater. foto: istimewa

SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Kaki Langit (Kalang) adalah komunitas teater beranggotakan mahasiswa di Surabaya, demi menggerakkan kesenian di Indonesia.

Komunitas Kaki Langit lahir pada tahun 90an yang didirikan oleh para Mahasiswa pecinta sastra di Unesa. Saat ini anggota Komunitas Kalang mayoritas berasal dari Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Unesa.

“Kaki langit itu katanya, tempat bersatunya langit dan bumi ketika kita pandang dari jauh, misal kita di hamparan yang sangat luas kita dapat melihat ujung langit dan ujung bumi bersatu. Filosofinya ketika kita mempunyai pandangan terhadap sesuatu, kita harus memiliki keluasan tersebut untuk menemukan titik temu,” tutur Alief, Ketua Kalang, Jumat (02/03/2018).

Banyak prestasi yang telah ditorehkan oleh komunitas ini dalam kesenian. Beberapa di antaranya pada tahun 2015 Komunitas Kaki Langit berhasil menyabet juara 1 Nasional Seni Indonesia Berkabung di ISI Yogyakarta dengan drama yang berjudul “Republik Tukang Becak” karya Tri Nanang.

Selanjutnya Pada tahun 2017 mendapatkan juara 1 atau penyaji terbaik Festival Mahasiswa Se-Jatim dengan drama “Menunggu Badai Reda” karya Yusril Ihza, yang juga anggota Kaki Langit.

Tak heran keaktifan dalam dunia teater membuat komunitas ini diundang oleh U.S Consulate General yang berada di Kota Surabaya, dengan mementaskan drama “Republik Tukang Becak” karya Tri Nanang pada Hari Sumpah Pemuda. Sering pula komunitas Kalang diundang untuk tampil dalam berbagai acara di gedung kesenian khususnya di Jawa Timur.

Beberapa karya dari Komunitas kaki langit yaitu Panggung di Atas Rel, Muktamar Para Jin, Koyakan Api, Republik Tukang Becak, Menunggu Badai Reda dan Percakapan Para Mayat. Selain aktif dalam menampilkan teater, komunitas ini juga aktif dalam menampilkan karya sastra lainnya seperti musikalisasi puisi. Saat ini komunitas Kalang sedang menggarap pentas produksinya yang ketiga.

“Untuk ke depan pinginnya menjadi wadah untuk terus belajar dan berkarya. Karena teater bukan tentang kesukaan, tetapi tentang belajar untuk menyikapi kehidupan” Ucap Yusril selaku mantan ketua Kalang. (*)

Sumber: *Dhian Bintariana
Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Jumat, 13 September 2019 23:27 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag61. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa qaala a-asjudu liman khalaqta thiinaanDan (ingatlah), ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam,” ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...