Khofifah saat mengunjungi langsung sentra industri tenun ikat Parengan Kecamatan Maduran Lamongan, Kamis (15/2) petang.
LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Calon Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa terus keliling daerah sekaligus untuk navigasi program.
"Saya ingin menyisir potensi daerah,"'kata Khofifah saat berkunjung di sentra industri tenun ikat Parengan Kecamatan Maduran Lamongan, Kamis (15/2) petang.
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Salurkan BLT DBHCHT Rp2,5 Miliar untuk 2.508 Buruh Linting Sampoerna Rungkut II
- Produksi Padi Jatim Naik, Gubernur Khofifah Optimis Surplus Beras
- Jadi Guest Lecture Dies Natalis ke-39 UHT, Khofifah: SDM Maritim Unggul untuk Gerbang Baru Nusantara
- Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen, Tertinggi di Pulau Jawa
Di hadapan para pengrajin dan masyarakat Parengan Khofifah menceritakan pengalamannya saat mengenakan baju berbahan tenun Parengan dan baju yang dikenakan itu adalah kain hasil tenun Parengan Lamongan namun tidak ada yang percaya.
Pengalaman itulah sebagai salah satu sembrani dirinya untuk menjelajah daerah demi potensi daerah.
"Pengalaman saya, ketika saya mengenakan baju berbahan kain tenun parengan banyak yang tidak percaya," kata Khofifah.
Dan selalu disangkanya bahwa baju kain tenun dari NTT, Mataram, Kutai, Bali atau produk luar Jawa. Padahal kainnya dari Parengan. Makanya, ia penasaran ingin melihat dari dekat kain tenun Parengan.
Makanya untuk menumbuhkan kebanggan dan pengembangan pemasaran produk-produk daerah, pihaknya akan mendirikan pusat informasi super koridor.
"Apakah akan ditempatkan di Lamongan atau Bojonegoro, masih melihat keadaan nanti," katanya.
Di kantor pusat informasi super koridor itu akan disiapkan, lawyer, translater dan operator.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




