Minggu, 08 Desember 2019 02:30

Tanya-Jawab Islam: Ingin Bertaubat dari Barang Haram, Bagaimana Caranya?

Sabtu, 03 Februari 2018 10:13 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: -
Tanya-Jawab Islam: Ingin Bertaubat dari Barang Haram, Bagaimana Caranya?
Dr. KH. Imam Ghazali Said

>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<<

Pertanyaan:

Assalamu'alaikum wr wb Kiai yang terhormat, saya mau bertanya, Apa kah tobat kita diterima tapi di dalam rumah kita ada barang curian? Kita akan membeli barang, tapi barang itu digunakan untuk khalayak, lalu barang itu kita ambil tanpa sepengetahuan orang lain, tapi kita sudah membayar barang tersebut apakah itu termaksud mencuri? (Resky, Indonesia)

Jawaban:

Apa yang Saudara lakukan semoga menjadi awal cahaya Allah untuk memberikan hidayah-Nya kepada Saudara. Niat untuk bertaubat saja sudah merupakan satu pahala, dan taubat sendiri itu juga dijanjikan satu pahala kebaikan kembali. Semoga Saudara dapat istiqomah dalam jalan baik ini.

Di antara syarat taubat adalah meninggalkan semua dosa yang ada, terutama dosa yang ia lakukan selama ini. Syarat ini menjadi mutlak harus dilakukan; meninggalkan doa tersebut. Maka, jika Saudara bertaubat dari menggunakan barang-barang haram, maka kembalikan barang-barang tersebut kepada pemiliknya atau bayar harga barang tersebut sesuai dengan harga di pasaran.

Syarat kedua bertekad tidak mengulangi perbuatan tersebut di kemudian hari. Niat taubat harus totalitas meninggalkan dosa tersebut apapun keadaannya. Oleh karena itu, tidak boleh ada rencana ke depan mengulangi dosa tersebut.

Syarat ketiga, harus ada rasa penyesalan telah melakukan dosa tersebut. Sebab dengan rasa penyesalan ini, sulit kiranya ia akan kembali melakukan dosa itu kembali. Namun, jika belum ada rasa menyesal, maka harus terus berusaha mencari ilmu agar dapat menyadari bahwa perbuatan itu sahah.

Beberapa syarat di atas disebutkan oleh para ulama ketika ingin bertaubat nashuha (sungguh-sungguh). Maka, jika Saudara ingin benar-benar bertaubat, kembalikan barang itu atau bayar barang itu sehingga statusnya kemudian akan menjadi halal.

Perbuatan Saudara memang tetap berdosa, sebab mengambil barang milik orang lain tanpa izin, dan itu disebut mencuri atau men-ghosob jika dikembalikan lagi. Kedua-duanya dosa. Tapi ketika barang itu dikembalikan atau dibayar, maka statusnya menjadi halal dan milik Saudara. Namun, membayarnya itu juga harus dengan kerelaan sang pemilik barang pertama. tSemoga Saudara setelah ini diselamatkan oleh Allah dari menggunakan barang-barang haram.

Semoga manfaat. Amin. Wallahu a’lam.

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 21 November 2019 23:31 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Meluasnya kabar keberadaan destinasi wisata alam pohon besar yang mempunyai akar seribu di Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, membuat warga setempat penasaran. Kini, pohon akar seribu itu telah menjadi daya tarik da...
Senin, 02 Desember 2019 15:43 WIB
Oleh: Nico Ainul Yakin (Wakil Ketua DPW Nasdem Jawa Timur)HUT ke-8 Partai NasDem yang digelar DPW Partai NasDem Jawa Timur di JX International Surabaya (23/11/2019) lalu berjalan meriah dan sukses. Ribuan kader NasDem dari pelosok Jawa Ti...
Sabtu, 30 November 2019 20:10 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*76. Wa-in kaaduu layastafizzuunaka mina al-ardhi liyukhrijuuka minhaa wa-idzan laa yalbatsuuna khilaafaka illaa qaliilaan.Dan sungguh, mereka hampir membuatmu (Muhammad) gelisah di negeri (Mekah) karena engkau h...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...