Senin, 27 Mei 2019 11:11

Soal Meninggalnya Pasien Usai Jatuh dari Tempat Tidur, ini Tanggapan RSUD Tuban

Senin, 15 Januari 2018 20:12 WIB
Wartawan: Gunawan Wihandono
Soal Meninggalnya Pasien Usai Jatuh dari Tempat Tidur, ini Tanggapan RSUD Tuban
Pihak RSUD Tuban saat menggelar konferensi pers.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Siti Rodiyah (22), ibu muda asal Desa Plumpang, Kecamatan Plumpang meninggal dunia usai terjatuh dari tempat tidur di Ruang Observasi, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Koesma Tuban, usai melahirkan. Pihak keluarga menduga ada keteledoran yang dilakukan oknum perawat, sehingga pasien sampai terjatuh. 

"Kami minta pihak RSUD milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban tanggung jawab," ujar saudara korban, Sucipto saat mendatangi RSUD dr. Koesma Tuban, Senin (15/1/2018).

Hal yang sama dilontarkan suami korban Sugiyanto (25). Menurutnya, kejadian itu tidak akan terjadi apabila dirinya diperkenankan menjaga istrinya pasca operasi. “Kami belum menerima penjelasan dari rumah sakit, kami ke sini untuk meminta penjelasan dan pertanggungjawaban,” jelasnya.

Menanggapi hal itu, Direktur RSUD Tuban dr Saiful Hadi membantah bahwa meninggalnya korban disebabkan keteledoran perawat. Ia mengklaim jika penanganan pasien sudah sesuai Standard Operating Procedure (SOP) yang berlaku.

“Pasien tidak terjatuh, namun sudah melangkah dari tempat perawatan,” kata Saiful Hadi saat konferensi pers, Senin (15/1).

Terkait tudingan pihak keluarga yang tidak diperbolehkan masuk ke ruang observasi, Saiful menjelaskan bahwa hal itu memang prosedur dari rumah sakit.

"Setiap pasien dibawa ke ruang observasi tidak diperkenankan pihak keluarga masuk ke dalam ruang tersebut kecuali petugas jaga. Ketika pasien membutuhkan sesuatu tinggal memencet bel yang tersedia di setiap tempat tidur atau dengan berteriak minta tolong. Petugas jaga di ruang tersebut langsung merespon panggilan itu. Jika memang pasien jatuh mestinya petugas jaga mendengar, karena posisi pasien dan petugas jaraknya tidak jauh," jelasnya.

Saiful mengungkapkan kronologi jatuhnya pasien pasca operasi persalinan. Sekitar pukul 10.30 wib, kondisi pasien maupun bayinya dalam kondisi baik, sehingga dipindahkan dari ruang operasi menuju ruang observasi. Sekitar pukul 11.30 wib, petugas mendengar teriakan pasien minta tolong. Setelah diperiksa, ternyata didapati pasien sudah turun sendiri dari tempat tidur.

“Kami sudah menjalankan semua sesuai dengan SOP yang berlaku, tidak ada yang dilanggar oleh petugas. Setelah menjalani operasi, pasien belum diperkenankan banyak bergerak sebelum 12 jam. Namun baru sekitar 2 jam pasien sudah berusaha bangun dan turun dari tepat tidurnya karena ingin dijaga keluarganya,” tambahnya.

Usai insiden tersebut, pihak rumah sakit menemukan adanya gumpalan darah pada rahim yang membuat pihak rumah sakit melakukan tindakan medis dengan melakukan operasi yang kedua. 

“Kami putuskan melakukan operasi lagi karena ada gumpalan darah di rahim pasien dengan risiko mengangkat rahimnya. Langkah ini sudah disetujui keluarga korban,” pungkasnya. (gun/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 22 Mei 2019 11:24 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAYA menyaksikan penuh kagum terhadap para kompetitor yang menyorong sekehendaknya. Dengan nyaman menikmati gelisah rakyat yang sangat mayoritas. Para promotor pertandingan tergiring dalam alun langkahnya dengan kosa laku yang...
Minggu, 26 Mei 2019 13:06 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag42. qul law kaana ma’ahu aalihatun kamaa yaquuluuna idzan laibtaghaw ilaa dzii al’arsyi sabiilaanKatakanlah (Muhammad), “Jika ada tuhan-tuhan di samping-Nya, sebagai-mana yang mereka katakan, niscaya tuhan-t...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...