Jumat, 22 Maret 2019 20:09

Soal Meninggalnya Pasien Usai Jatuh dari Tempat Tidur, ini Tanggapan RSUD Tuban

Senin, 15 Januari 2018 20:12 WIB
Wartawan: Gunawan Wihandono
Soal Meninggalnya Pasien Usai Jatuh dari Tempat Tidur, ini Tanggapan RSUD Tuban
Pihak RSUD Tuban saat menggelar konferensi pers.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Siti Rodiyah (22), ibu muda asal Desa Plumpang, Kecamatan Plumpang meninggal dunia usai terjatuh dari tempat tidur di Ruang Observasi, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Koesma Tuban, usai melahirkan. Pihak keluarga menduga ada keteledoran yang dilakukan oknum perawat, sehingga pasien sampai terjatuh. 

"Kami minta pihak RSUD milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban tanggung jawab," ujar saudara korban, Sucipto saat mendatangi RSUD dr. Koesma Tuban, Senin (15/1/2018).

Hal yang sama dilontarkan suami korban Sugiyanto (25). Menurutnya, kejadian itu tidak akan terjadi apabila dirinya diperkenankan menjaga istrinya pasca operasi. “Kami belum menerima penjelasan dari rumah sakit, kami ke sini untuk meminta penjelasan dan pertanggungjawaban,” jelasnya.

Menanggapi hal itu, Direktur RSUD Tuban dr Saiful Hadi membantah bahwa meninggalnya korban disebabkan keteledoran perawat. Ia mengklaim jika penanganan pasien sudah sesuai Standard Operating Procedure (SOP) yang berlaku.

“Pasien tidak terjatuh, namun sudah melangkah dari tempat perawatan,” kata Saiful Hadi saat konferensi pers, Senin (15/1).

Terkait tudingan pihak keluarga yang tidak diperbolehkan masuk ke ruang observasi, Saiful menjelaskan bahwa hal itu memang prosedur dari rumah sakit.

"Setiap pasien dibawa ke ruang observasi tidak diperkenankan pihak keluarga masuk ke dalam ruang tersebut kecuali petugas jaga. Ketika pasien membutuhkan sesuatu tinggal memencet bel yang tersedia di setiap tempat tidur atau dengan berteriak minta tolong. Petugas jaga di ruang tersebut langsung merespon panggilan itu. Jika memang pasien jatuh mestinya petugas jaga mendengar, karena posisi pasien dan petugas jaraknya tidak jauh," jelasnya.

Saiful mengungkapkan kronologi jatuhnya pasien pasca operasi persalinan. Sekitar pukul 10.30 wib, kondisi pasien maupun bayinya dalam kondisi baik, sehingga dipindahkan dari ruang operasi menuju ruang observasi. Sekitar pukul 11.30 wib, petugas mendengar teriakan pasien minta tolong. Setelah diperiksa, ternyata didapati pasien sudah turun sendiri dari tempat tidur.

“Kami sudah menjalankan semua sesuai dengan SOP yang berlaku, tidak ada yang dilanggar oleh petugas. Setelah menjalani operasi, pasien belum diperkenankan banyak bergerak sebelum 12 jam. Namun baru sekitar 2 jam pasien sudah berusaha bangun dan turun dari tepat tidurnya karena ingin dijaga keluarganya,” tambahnya.

Usai insiden tersebut, pihak rumah sakit menemukan adanya gumpalan darah pada rahim yang membuat pihak rumah sakit melakukan tindakan medis dengan melakukan operasi yang kedua. 

“Kami putuskan melakukan operasi lagi karena ada gumpalan darah di rahim pasien dengan risiko mengangkat rahimnya. Langkah ini sudah disetujui keluarga korban,” pungkasnya. (gun/rev)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 19 Februari 2019 16:59 WIB
BANGSAONLINE.com - Februari udah mau abis aja nih... Saygon Waterpark punya banyak banget promo menarik buat kalian di bulan Februari ini. Ayo... jangan sampai ketinggalan ya...1. Romantic Moment, Berdua Lebih HematBuat kalian yang dateng berdua sama...
H. Suparto Wijoyo
Rabu, 20 Maret 2019 10:57 WIB
Oleh: H. Suparto Wijoyo*PAPUA menghadirkan duka pada saat yang nyaris setarikan nafas panjang atas tragedi yang menimpa Jamaah shalat Jumat di Masjid An Noor, Christchurch, Selandia Baru, Jumat 15 Maret 2019. 49 orang tewas akibat pemberondongan...
Minggu, 17 Maret 2019 23:15 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag28. Wa-immaa tu’ridhanna ‘anhumu ibtighaa-a rahmatin min rabbika tarjuuhaa faqul lahum qawlan maysuuraanDan jika engkau berpaling dari mereka untuk memperoleh rahmat dari Tuhanmu yang engkau harapkan, maka kat...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...