Jumat, 23 Februari 2018 11:45

Siraman Waranggono di Tuban Sebagai Regenerasi Seni Karawitan

Rabu, 01 November 2017 20:04 WIB
Wartawan: Gunawan Wihandono
Siraman Waranggono di Tuban Sebagai Regenerasi Seni Karawitan
Prosesi Siraman Waranggono di wisata pemandian Bektiharjo, Semanding.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Obyek wisata Pemandian Bektiharjo, Desa Bektiharjo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban tampak berbeda dari hari biasanya, Rabu (1/11) siang tadi. Masyarakat tampak memadati tempat wisata tersebut. Ternyata, masyarakat sengaja datang karena ada gelaran ritual Siraman Waranggono.

Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemudan dan Olahraga (Disparbudpora) setempat, Sulistiyadi mengatakan, Siraman Waranggono merupakan bekal dasar bagi seniman langen tayub tentang bagaimana pendidikan adab dan sopan santun sebagai Waranggono.

“Sebanyak 85 Waranggono, 65 pramugari, dan 47 pimpinan karawitan dari seluruh Kabupaten Tuban mengikuti wisuda Waranggono ini. Setelah ini para Waranggono diharapkan siap menghibur masyarakat melalui hiburan langen tayub yang sudah dikenal secara Nasional,” ujar Didit sapaan akrab Sulistyadi, seusai prosesi siraman, Rabu (1/11).

Wakil Bupati pun Noor Nahar Hussein turut mengikuti prosesi tersebut. Ia mengatakan kegiatan semacam ini penting untuk melestarikan budaya asli Jawa yang ada di kabupaten Tuban. “Kita memiliki kewajiban untuk terus melestarikan budaya peninggalan sejarah,” katanya.

Salah satu peserta siraman, Anita Fitria Erawati asal Desa Wangi, Kecamatan Jatirogo mengaku telah menggeluti kesenian asli Tuban ini sejak masih duduk di bangku SMP. Kecintaannya pada seni karawitan turun dari darah sang ibu, Mbarsih, yang berprofesi sebagai Waranggono senior.

“Ada rasa bangga dapat menjadi bagian dari seniman di Tuban. Selain karena cinta juga sekaligus melestarikan budaya asli daerah,” ucap dara dua puluh tahun itu.

Ia mengaku sudah dua tahun terakhir getol menimba ilmu Waranggono. Hal ini membuatnya lebih terpacu untuk terus mendedikasikan dirinya pada seni karawitan.

Bahkan dunia seni telah membuatnya malang melintang ke berbagai daerah, di antaranya, Kabupaten Rembang, Bojonegoro, dan Lamongan. ”Saya berharap selepas wisuda ini dapat meningkatkan ilmu yang telah dipelajari dan siap menghibur masyarakat,” pungkas alumnus SMKN 8 Surakarta tersebut. (gun/rev)

Rabu, 21 Februari 2018 17:45 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*GEMURUH pilkada dan pilgub Jatim terus membuncah menyuarakan duntum yang menggema di hayat rakyat, sepertalian dengan girangnya parpol mendapat nomor kepesertaan dalam pemilu 2019 tempo hari, Ahad, 18 Februari 2018. Di hari itu, ...
Sabtu, 17 Februari 2018 22:42 WIB
Oleh: Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .  Subhaana alladzii asraa bi’abdihi laylan mina almasjidi alharaami ilaa almasjidi al-aqshaa alladzii baaraknaa hawlahu linuriyahu min aayaatinaa innahu huwa alssamii’u albashiiru (1).Baik ayat ya...
Sabtu, 17 Februari 2018 11:26 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Senin, 19 Februari 2018 22:59 WIB
LONDON, BANGSAONLINE.com – Sebuah karya foto ditampilkan artis cantik Katie Price. Dalam foto yang diposting di Instagram itu, tampak dia telanjang bulat lalu dilumuri coklat. Jadi kepingin menjilati nih....."Oh sayang, saya mencoba mandi coklat b...