Mensos RI Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri peringatan haul ke-550 Nyai Ageng Pinatih. foto: syuhud/ bangsaonline
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa meminta Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin agar tidak galau menghadapi dinamika terkini Pilgub Jatim 2018.
"Pilgub adalah ruang demokrasi yang siapapun berhak ikut berkontestasi," kata Khofifah seusai acara Haul Nyai Ageng Pinatih di Kota Gresik, Jawa Timur, pada Minggu (9/7).
BACA JUGA:
- KPU Kabupaten Kediri Gelar FGD Evaluasi Pilkada 2024
- KPU Tetapkan Khofifah-Emil Jadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Terpilih
- Tok! MK Tolak Gugatan Risma-Gus Hans, Khofifah-Emil : Ayo Bersatu Bangun Jawa Timur
- Syukuran Tim Pemenangan Jombang, Khofifah Minta Konsolidasi Berlanjut untuk Pembangunan Jatim
Apa yang disampaikan Khofifah sebagai respons atas pernyataan Cak Imin kemarin, yang mengaku telah meminta Presiden Joko Widodo agar tidak mengizinkan Khofifah maju sebagai bakal calon Gubernur Jatim.
"Tiba-tiba saya membaca berita di media online soal pernyataan Mas Imin itu (yang meminta Presiden Jokowi mencegah Khofifah maju di Pilgub Jatim),"kata Khofifah.
Menurut Ketua Umum PP Muslimat NU itu, demokrasi di negeri ini ada regulasinya yang memberikan ruang kepada seluruh warga Indonesia menyalurkan hak-hak politiknya.
Dia pun menduga ada sebab-sebab tertentu sehingga Cak Imin mengeluarkan pernyataan seperti itu. "Kalau memang betul beliau menyatakan itu," tandasnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




