Warga saat berusaha mengevakuasi sopir truk yang terjepit. foto: ANDY F/ BANGSAONLINE
"Tadi kami sempat kesulitan. Mau nolong itu bagaimana. kepalanya terluka, kaki dan tangannya terjepit. Saya dan warga tadi harus hati-hati saat mengevakuasi sopir ini. Dia terus merintih kesakitan soalnya," terangnya.
Farel menerangkan, sopir berhasil dievakuasi dengan selamat setelah 60 menit terjepit. Ia mengaku , warga terpaksa menarik pintu truk hingga terlepas. Setelah itu, baru menarik sopir dari posisi terjepitnya.
"Saat dievakuasi, kaki dan tangan sopir kaku tidak bisa digerakkan. Akhirnya saya gendong dan masukkan ke dalam ambulance. Informasinya, sopir dibawa ke RSUD Bangil pasuruan untuk menjalani perawatan medis," tandasnya.
Akibat kecelakaan ini, arus lalu lintas Jalan Raya Pantura baik dari Pasuruan ke Probolinggo atau sebaliknya sempat macet.
Sementara Kanit Laka Lantas Polres Pasuruan Ipda Marti yang dikonfirmasi menyatakan pihaknya belum bisa memastikan penyebab insiden ini. Yang jelas, pihaknya sudah evakuasi tiga kendaraan yang terlibat dan mengatur arus lalu lintas agar tidak macet.
"Kami butuh waktu untuk pemeriksaan lebih lanjut. tidak ada korban jiwa. Hanya satu, yakni sopir yang mengalami luka berat dan sempat terjepit. Sekarang kendaraan sudah kami amankan di kantor," pungkasnya. (psr4/par/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




