(Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi saat di pantai Gili Labak)
“Tahun ini kita targetkan ada 20 kapal asing yang melakukan kunjungan wisata ke sini. Mereka berasal dari berbagai negara seperti Inggris, Belanda maupun Perancis,” ujar Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi menyambut rombongan tamu wartawan dan tim SKK Migas di pulau Gili Labak.
Soal keindahan, Fauzi menjamin tak kalah indah dengan pulau-pulau wisata yang lain. Namun, dia menceritakan, untuk mencapai kondisi seperti saat ini ada kisah yang menarik. Gili Labak dulunya dikenal sebagai pulau tikus. Disebut demikian karena Gili Labak memang dihuni banyak tikus kala itu.
Namun berkat ketekunan masyarakat dan berbagai upaya, termasuk menggunakan supranatural, Gili Labak akhirnya bersih dari tikus. Gili Labak akhirnya mulai dikenal masyarkat sebagai pulau yang penuh dengan keindahan dan memesona.










