Korban saat tiba di rumah duka. foto: istimewa
SUMENEP, BANGSAONLINE.com – Moh. Saleh (36 tahun), warga Dusun Benosan, Desa Batu Putih Laok, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Sumenep, ditemukan tewas menggantung di pohon polay desa setempat, Kamis (10/11) sekitar pukul 05.30 WIB.
Menurut Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Hasanuddin, berdasarkan keterangan sejumlah saksi, korban sudah mencoba bunuh diri sebanyak empat kali. Hal itu karena korban diketahui depresi. Korban pernah menjalani perawatan medis di Puskesmas setempat sekitar satu tahun lamanya karena menderita penyakit tertentu.
BACA JUGA:
- Harga Garam di Gili Raja Sumenep Turun Saat Musim Produksi Mulai Ramai
- 1.356 CJH Sumenep Berangkat ke Tanah Suci, Wabup Ingatkan Cuaca Ekstrem di Makkah
- YBM PLN Salurkan Bantuan Ternak Kambing untuk Buruh Serabutan di Sumenep
- Sambut Musim Tanam Tembakau, Petani Sumenep Mulai Semai Bibit, Harga Capai Rp50 Ribu per Ikat
"Baru yang kelima kali ini, dia sukses bunuh diri," jelas Hasanuddin.
Korban awalnya diketahui menghilang dari rumahnya sejak pukul 00.00 WIB. Istri korban, Sisnawati, saat mengetahui sang suami menghilang, langsung memberitahukan hal itu kepada ibunya, Rasida. Mereka kemudian mencari korban keluar rumah. Dan baru pada pukul 05.00 pagi, mereka menemukan Moh. Saleh tidak bergerak dan tergantung di pohon polay dengan seutas tali tambang di leher. Lokasi itu berjarak sekitar 100 meter dari rumah korban.
Sisnawati dan Rasida lalu menghubungi anggota keluarga dan meminta bantuan kepada tetangga dekat untuk membawa korban ke rumah. Kemudian korban dimakamkan di pemakaman umum desa setempat. "Korban mengalami luka di bagian leher akibat jeratan tambang," tutur Hasanuddin.
Sejumlah bang bukti, seperti tambang dan bukti lain, diamankan polisi. (mat/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




