Rabu, 27 Mei 2020 03:27

Takut SBY Berkuasa lagi, Agus-Sylvi Bakal Diganjal di KPU Lewat SK PPP Djan Faridz?

Kamis, 13 Oktober 2016 23:00 WIB
Takut SBY Berkuasa lagi, Agus-Sylvi Bakal Diganjal di KPU Lewat SK PPP Djan Faridz?
Agus Harimurti dan Sylviana Murni. foto: jpnn

JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Manuver Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) hasil Muktamar Jakarta Djan Faridz yang tiba-tiba mendeklarasikan mendukung Ahok-Djarot dalam pilgub DKI Jakarta menimbulkan spekulasi politik bahwa gerakan itu untuk mengganjal pencalonan Agus-Sylvi yang merupakan representasi kekuatan politik Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Apalagi manuver Djan Faridz yang langsung diikuti dengan permohonan SK pengesahan kepengurusan PPP kubunya ke Kemenkum HAM ini direspon oleh Menkum HAM Yasonna Laoly.

Menkum HAM yang kader PDIP itu mengaku akan mengkaji permohonan PPP kubu Djan Faridz. Jika Menkum HAM pada akhirnya mengesahkan PPP kubu Djan Faridz, bisa jadi berkas pengusungan Agus-Sylvi dianggap cacat lantaran rekomendasi dukungan PPP yang diteken M Romahurmuziy dianggap tidak sah sesuai aturan Undang-undang.

Ini tentu ujian berat bagi Agus-Sylvi. Mereka harus menghadapi ujian sebelum KPU mengibarkan bendera start dengan memberikan nomor urut pasangan cagub pada 20 Oktober mendatang.

"Ini usaha yang sangat serius dilakukan pihak-pihak tertentu untuk mengganjal kembalinya Yudhoyono ke pentas politik Indonesia. Terutama mengganjal majunya Agus Harimurti Yudhoyono di Pilgub DKI 2017," kata pengamat politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio, kepada wartawan, Kamis (13/10/2016).

Lalu siapa sebenarnya yang ingin sekali mengganjal laju Agus-Sylvy? Menurut Hendri sangat terkait dengan orang kuat yang berada di belakang cagub DKI incumbent Ahok.

"Ada yang panik dengan kemunculan Agus. Terutama petahana yang tak ingin pencalonannya terganggu," katanya.

Kini bola ada di tangan Menkum HAM. Kalau Menkum HAM mengeluarkan SK untuk Djan Faridz maka kontestasi Pilgub DKI bakal lebih ramai lagi. "Saya rasa pendukung Agus dan Sylvi nggak sedikit dan apalagi parpol pengusungnya juga cukup banyak. Apalagi didukung parpol besar PKB, PAN. Pasti akan ada kegaduhan-kegaduhan. Mudah-mudahan istana bersikap cerdas," harapnya dikutip detik.com.

Namun isu penjegalan yang sangat kuat ini justru menguntungkan Agus. Agus berada di posisi yang terdzalimi dan elektabilitasnya akan terus meningkat.

"Dengan isu ini Agus kembali berpeluang mengulang sejarah sebagai sosok yang terdzalimi dan berpotensi menang Pilgub DKI," katanya.

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Selasa, 26 Mei 2020 23:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 13 Mei 2020 11:23 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <&...