Minggu, 19 Agustus 2018 12:32

Tinggal 5 dari 1045 Stan di Puspa Agro yang masih Bertahan

Kamis, 22 September 2016 11:15 WIB
Editor: choirul
Wartawan: faratiti dewi
Tinggal 5 dari 1045 Stan di Puspa Agro yang masih Bertahan
stan yang bertahan buka di puspa agro. foto: faratiti dewi/BANGSAONLINE

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Ada 5 stan yang bertahan untuk tetap buka, di Puspa Agro. Padahal, total stan yang ada di sini, mencapai 1.045 bidak.

“Stand di sini sudah banyak yang nutup, karena memang di sini sepi pengunjung sehingga penjual yang lain, tidak meneruskan untuk kontrak disini,” kata Eko (50), pemilik stan agen snack yang bertahan buka.

Bangunan yang cukup besar dan mewah ini terkesan kosong, parkiran sepi, stand banyak yang tutup, begitu pula dengan beberapa penjual yang memilih bertahan, penjaganya duduk sambil menonton televisi, tidak ada aktifitas jual beli.

“Awal tempat ini dibuka pada tahun 2010, memang ramai penjual, namun sepi pengunjung. Bahkan yang sekarang ini sudah sepi penjual dan sepi pembeli,” kata dia lagio

“Dulunya tempat ini sebagai sarana agen yang menjual segala macam makanan. Baik ayam, sayur-sayuran, ikan, daging, buah-buahan, sembako, barang elektronik dll. Namun, tidak tahu mengapa tempat ini sepi. Sehingga penjual sudah banyak yang tidak kontrak di sini lagi.”

Memang, kata dia, tempat ini dulunya direalisasikan untuk sarana kulak untuk pedagang. Namun, karena sepi dan mereka berfikir jikalau diteruskan akan rugi. Maka banyak stand yang ditutup.

“Agen Snack saya masih berjualan di sini karena memang sudah mempunyai pelanggan tetap. Sehingga selalu ada penghasilan dan mereka langsung kulak disini, kalau kami pindah maka konsumen juga akan mencari ke tempat lain”

“Biasanya Produk kami ambil dari perusahaan yang langsung membuat produksi tersebut seperti kerupuk udang di Sidoarjo, makaroni di Surabaya dll. Biasanya barang kami dikirim ke pasar tradisional, maupun didistribusikan ke Surabaya, Sidoarjo, Malang, Probolinggo Mojokerto dll.”

“Dan beberapa stan yang tetap buka di sini, karena memang mempunyai pembeli dan pelanggan tetap.” (faratiti dewi/UTM)

Sabtu, 11 Agustus 2018 16:43 WIB
Oleh: Ach. Taufiqil Aziz*Sekitar jam 17.00, pada 9 Agustus 2018, kami sekeluarga masih menonton stasiun televisi tentang pengumuman Cawapres Jokowi. Di televisi, beberapa stasiun dan pengamat sudah menganalisa bahwa Mahfud MD (MMD) yang akan menjadi ...
Kamis, 16 Agustus 2018 17:26 WIB
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   In ahsantum ahsantum li-anfusikum wa-in asa'tum falahaa fa-idzaa jaa-a wa’du al-aakhirati liyasuu-uu wujuuhakum waliyadkhuluu almasjida kamaa dakhaluuhu awwala marratin waliyutabbiruu maa ‘al...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Sabtu, 18 Agustus 2018 10:03 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Rabu, 08 Agustus 2018 10:41 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Asosiasi Wisata Gua Indonesia (Astaga) dan Mahasiswa Pecinta Alam (Mahipal) Unirow Tuban akhirnya memaparkan data pemetaan gua di Desa Jadi, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Data tersebut dikeluarkan setelah tim me...