Massa Gasper saat menggelar aksi menolak kedatangan Dr Syafiq Riza Basalamah, Lc, MA ke Pamekasan
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Ratusan massa yang tergabung dalam Gerakan Santri dan Pemuda Rahmatan Lil Alamin (Gasper) melakukan aksi unjuk rasa menolak kehadiran pemateri kajian ilmiah Islam Dr Syafiq Riza Basalamah, Lc, MA di Masjid Ridwan dan Masjid Al-Munawarah Pamekasan Madura, Jawa timur, Jumat (26/8).
Warga menilai, tokoh kontroversial ini dianggap mengganggu stabilitas, ketenangan, dan keharmonisan warga Madura.
BACA JUGA:
- Jelang Iduladha, PLN Siagakan Listrik di Sampang dan Dorong SPKLU di Madura
- Korban Penipuan Umrah PT Anisa Berkah Wisata Kawal Proses Hukum
- Kunker ke Pamekasan, Mensos Gus Ipul Bakal Evaluasi Usai Dugaan 40 Persen Bansos Tak Tepat Sasaran
- Pelantikan Dekopinda Pamekasan, Bupati Sebut Gelontorkan Hampir Rp2 M untuk UMKM dan Koperasi
Korlap aksi R.A Mahtub menegaskan, warga menolak kehadiran pemateri yang akan dihadirkan Masjid Ridwan dan Al-Munawarah dalam kajian ilmiah Islam karena kontroversial dan dalam ceramahnya banyak menyinggung dan mencaci maki amaliah dan tradisi masyarakat Indonesia.
Mahtub menambahkan, sebetulnya tahun 2015 pihaknya sudah melakukan aksi untuk memperingatkan pengurus masjid agar tidak mengundang penceramah yang kontroversial dan itu sudah disetujui di depan Bupati dan Forpimda Pamekasan.
''Tetapi kali ini mereka melakukan lagi,'' ungkap Mahtub yang juga memberikan orasi saat demo.
Usai menggelar aksi, massa kemudian membubarkan diri dengan tertib di bawah kawalan ketat aparat kepolisian setempat.
Mereka berjanji akan menggelar aksu unjuk rasa lagi apabila tokoh wahabi tersebut benar-benar manjadi pemateri kajian Islam di masjid tersebut besok. (err/lan)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




