Arkeolog Temukan Bata dengan Ukiran Gajah di Lumajang, Diduga Peninggalan Zaman Majapahit

Arkeolog Temukan Bata dengan Ukiran Gajah di Lumajang, Diduga Peninggalan Zaman Majapahit

Saat ini batu tersebut disimpan di musem Lumajang untuk penelitian lebih lanjut. Rencananya, Tim Arkeolog melakukan penelitian hingga hari Senin (15/8). Kemudian dilanjutkan melakukan penelitian di Candu Agung Randuagung, Kecamatan Randuagung.

Heri menegaskan, Candi Kedungsari diduga kuat berdiri di masa Majapahit. Hal ini melihat dari relief yang ditemukan yang memiliki sejumlah persamaan, seperti bentuk gajah. Bahkan candi tersebut diyakini menjadi salah satu tempat yang pernah dikunjungi Hayam Wuruk.

“Candi ini bagus, karena ada relief gajah. Ada kaitannya dengan sejarah majapahit,” terangnya.

Penelitian di Candi Kedungsari sendiri mulai dilakukan pada awal 2015 lalu. Candi ini berdiri di area seluas 2,5 x 2,5 meter pesergi. Candi ini hanya berbentuk pondasi saja. Dalam penelitiannya, tim arkeolog hanya menemukan ornamen bangunan saja.

“Yang kita temukan masih ornamen-ornamen saja,” tukasnya. (ron/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO