Justamadji
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Meski lahan pertanian terus berkurang setiap tahunnya, Dinas Pertanian kota Surabaya menargetkan produksi padi di tahun 2016 mencapai 9000 ton.
Kepala Dinas Pertanian kota Surabaya, Joestamadji mengatakan, jumlah produksi padi tersebut ditarget dari 1900 hektar lahan pertanian pada musim tanam tahun ini, dengan asumsi para petani bisa panen antara 1 hingga 3 kali dalam setahun.
BACA JUGA:
- Surabaya Raih Penghargaan Nasional Revitalisasi Bahasa Daerah, Program Kemis Mlipis Curi Perhatian
- Sterilisasi Gratis Jadi Kado Ulang Tahun Surabaya ke-733, DKPP Siapkan Kuota 100 Kucing Lokal
- Wali Kota Eri Cahyadi Tunjuk Wawali Armuji dan Syamsul Hariadi Isi Posisi Plh Selama Ibadah Haji
- Kado HJKS ke-733, Pemkot Surabaya Tambah Empat Mobil Perpustakaan Listrik
Target panen tahun ini, diakui Joestamadji,tidak akan cukup untuk memenuhi kebutuhan warga Surabaya yang mencapai 3 juta jiwa. Namun setidaknya, jumlah panen atau produksi padi mampu menyumbang kebutuhan pangan warga Surabaya.
"Jika melihat jumlah produksi, tentu tidak seimbang dengan jumlah penduduk Surabaya yang mencapai 3 juta. Beras dari luar daerah juga masih dibutuhkan," ujarnya, Sabtu (6/5).
Di Surabaya sendiri, jumlah lahan pertanian terus mengalami penyusutan. Dalam empat tahun terakhir penyusutan mencapai 300 hektar atau 75 hektar untuk setiap tahunnya. (dev/ns)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




