Pengendara menuntun motornya yang mogok setelah melintasi banjir di Jl Mambang, Kelurahan Pucang, Jumat (5/2). foto: nanang ichwan/ BANGSAONLINE
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan Sidoarjo mengakui telah gagal mengatasi masalah banjir di Sidoarjo. Hal ini disampaikan langsung oleh Fathurahman Kepala Dinas PU Pengairan Sidoarjo.
"Ya kalau dikatakan gagal boleh, tapi ini bukan tanggung jawab Dinas Pengairan saja. Ini tanggung jawab bersama, banyak dinas yang terkait," kata dia, Sabtu (6/2/2016) dilansir suarasurabaya.net.
BACA JUGA:
- Bhabinkamtibmas Taman Salurkan Sembako ke Warga Terdampak Banjir
- Sidak Banjir di Perbatasan Desa Tambak Sawah - Tambak Rejo, Begini Solusi dari Bupati Sidoarjo
- Golkar Sidoarjo Ingatkan Pemkab Soal Master Plan Penanganan Banjir
- Banjir di Jalan Raya Porong Ganggu Lalu Lintas, Warga Minta Penanganan Cepat
Menurut dia, saat ini Sidoarjo masih menunggu grand master drainase yang disusun oleh Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah). "Tapi mudah-mudahan sudah selesai susunannya," ujar dia.
Terkait permasalahan banjir yang terjadi di beberapa wilayah Sidoarjo, dia mengatakan genangan air pada Sabtu siang sudah berkurang dibanding pada Jumat (5/2/2016) malam.
"Ya kemarin itu kan curah hujan memang tinggi sekali. Tapi sekarang sudah berkurang, kami mainkan pompa-pompa. Tapi kan ibarat orang mau masuk stadion, air itu kan juga antre untuk dialirkan ke laut," dalihnya.
Seperti diketahui, banjir merendam sejumlah titik kawasan Kota Sidoarjo akibat diguyur hujan, Jumat (5/2) sore. Air menggenang hingga selutut orang dewasa di beberapa titik. Akibat ‘banjir lokal’ ini, terjadi kepadatan arus lalu lintas, karena banyak mobil dan motor menurunkan kecepatannya saat melewati genangan air banjir. (suarasurabaya.net)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




