Hujan 12 Jam, Sutojayan Blitar kembali Terendam Banjir

Hujan 12 Jam, Sutojayan Blitar kembali Terendam Banjir foto: tri susanto/ BANGSAONLINE

Banjir berasal dari luapan air Sungai Ngunut dan Sungai Jambu yang bermuara ke Sungai Brantas setelah diguyur hujan lebat. Bahkan, luapan air juga mengambrolkan tanggul yang berdiri di kedua sungai tersebut.

Secara topografi wilayah Sutojayan berada di dataran rendah. Sutojayan berada di bawah pegunungan kecamatan Wonotirto di sebelah selatan dan pegunungan wilayah Kecamatan Panggungrejo di wilayah Timur. Akibatnya bila hujan deras air yang berasal dari selatan dan timur mengumpul menjadi satu di Sutojayan.

Menurut Riyanto, warga sudah berkali kali meminta pemkab Blitar untuk membuat sudetan tanggul sungai. Sebab tanpa sudetan warga Kecamatan Sutojayan akan terus menjadi pelanggan banjir setiap musim penghujan. “Namun hingga kini tidak juga dipenuhi. Pengerukan sungai saja seingat saya hanya dilakukan dua kali,“ keluhnya.

Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar Hanif Rahmawanto mengatakan jika pihaknya sudah mendirikan posko untuk evakuasi, dapur umum untuk bantuan logistik juga sudah berdiri.

“Dapur umum berlaku untuk semua korban banjir yang kehilangan bahan pokok," ujarnya. (tri/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO