Tim PT PG ketika tanam mangrove. foto: syuhud/ BANGSAONLINE
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Masih banyaknya bibir laut yang terkena abrasi karena minimnya benteng bibir pantai seperti tanaman mangrove, mendapatkan perhatian serius PT PG (Petrokimia Gresik).
Perusahaan pemroduksi pupuk terlengkap di Indonesia ini bekerjasama dengan Kelompok Pengawas Masyarakat (Pokwasmas) Sari Laut menanam 100.000 mangrove di pesisir laut di Desa Pangkah Kulon Kecamatan Ujung Pangkah Kabupaten Gresik.
BACA JUGA:
- Musim Tanam 2026: Petrokimia Gresik Siapkan 219 Ribu Ton Pupuk Bersubsidi
- Perkuat Regenerasi Petani dan Cetak Agripreneur, PG Beri Beasiswa 50 Siswa SMK Pertanian
- Hadapi Dinamika Global, Petrokimia Gresik Perkuat Pasokan Sulfur
- Dukung Pertumbuhan UMKM Warga Sekitar, Petrokimia Gresik Kembali Gelar Bazar Ramadhan Lontar 2026
Penanaman pohon dilakukan secara bertahap mulai tahun 2015 sampai dengan 2019.
Direktur Utama PT PG, Hidayat Nyakman menyatakan, bahwa dalam kerjasama ini PG bertanggungjawab terhadap pendanaan pembibitan, pengadaan pohon, penanaman, serta membangun prasarana pendukung.
Sedangkan sebagai pelaksana lapangan untuk menanam, memelihara, dan melestarikan mangrove, adalah Pokwasmas Sari Laut. "Program ini sejalan dengan program bina lingkungan, khususnya pada sektor pelestarian alam yang memang menjadi salah satu perhatian kami," ujar Hidayat Nyakman, Selasa (12/1).
Hidayat Nyakman menyebutkan bahwa penanaman perdana telah dilakukan dengan menanam 1.000 mangrove pada bulan Desember 2015. Sedangkan pada Selasa (12/1), PG dan Pokwasmas Sari Laut kembali menanam 19.000 mangrove di Muara Sungai Bengawan Solo, di Desa Pangkahkulon Kecamatan Ujungpangkah.
Dengan demikian, lanjut Hidayat Nyakman, total mangrove yang telah ditanam saat ini mencapai 20.000 pohon.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




