Minggu, 21 April 2019 15:50

Wisata Alam Kedung Cinet di Jombang Ditutup Usai Makan Korban

Kamis, 07 Januari 2016 15:14 WIB
Wisata Alam Kedung Cinet di Jombang Ditutup Usai Makan Korban
Wisata Kedung Cinet. foto: rony suhartomo/ BANGSAONLINE

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Wisata alam Kedung Cinet atau yang lebih dikenal dengan sebutan Mini Grand Canyon yang berada di Desa Klitih Kecamatan Plandaan Kabupaten Jombang, Jawa Timur akhirnya ditutup.

Penutupan ini dikarenakan jatuhnya korban jiwa di lokasi wisata tersebut, Minggu (3/1/2016) kemarin. Selain itu wisata alam ini juga belum mengantongi izin resmi dari Perum Perhutani Kawasan Penguasaan Hutan (KPH) Jombang.

"Mulai Senin kemarin, wisata alam Kedung Cinet kita tutup. Kita tidak ingin ada jatuh korban lagi. Sudah begitu, kondisi alam juga tidak memungkinkan. cuaca sangat buruk. Ini sangat berbahaya bagi pengunjung," ujar Humas Perum Perhutani KPH Jombang Pujiono, Kamis
(7/1/2016).

Pujiono mengakui, jika kondisi alam di tempat wisata Kedung Cinet sangat memesona. Karena wisata alam yang terbentuk secara alami ini mirip dengan wisata alam Grand Canyon yang berada di Arizona, Amerika Serikat. Sehingga, dalam satu tahun terakir ini tak heran banyak wisatawan yang mengunjungi kawasan wisata tersebut.

Pujiono belum berani memastikan kapan lokasi wisata alam itu kembali dibuka. Pasalnya, saat ini kondisi cuaca belum bersahabat. Selain itu, pihaknya juga masih menodorong Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) setempat untuk membuat Perjanjian Kerjasama (PKS) terkait pengelolaan wana wisata tersebut.

"Teknisnya, LMDH Desa Klitih akan membuat PKS dengan Perum Perhutani KPH Jombang. Nah, kerjasama antara LMDH dan Perhutani Jombang untuk mengelola wisata Kedung Cinet itu sedang dalam proses," pungkasnya

Sebagaimana diberitakan sebelumya seorang pengunjung tewas di lokasi tersebut saat mandi di lokasi Kedung Cinet. Korban bernama Ferdi (17), pelajar SMA Negeri 1 Ngimbang, Lamongan. Korban tewas akibat tenggelam di sungai area wisata Kedung Cinet, Minggu (3/1/2016). (ony/rev)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Yogi Indra Pratama
Jumat, 19 April 2019 21:53 WIB
Oleh: Yogi Indra Pratama, ST.,MT.*Istilah golput atau golongan putih pertama kali muncul pada tahun 1971. Pada masa itu, golput merupakan suatu bentuk gerakan protes yang dikumandangkan oleh pemuda dan mahasiswa dengan datang ke TPS untuk mencob...
Jumat, 19 April 2019 22:40 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag36. Walaa taqfu maa laysa laka bihi ‘ilmun inna alssam’a waalbashara waalfu-aada kullu ulaa-ika kaana ‘anhu mas-uulaanDan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesung...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...