Bupati Mojokerto ketika menerima penghargaan untuk program Rutilahu dari Gubernur Khofifah.
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Pemkab Mojokerto di bawah kepemimpinan Muhammad Al Barra dan Muhammad Rizal Octavian, resmi menerima penghargaan program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) APBD dari Pemprov Jatim.
“Alhamdulillah, keberhasilan dan tepat sasaran Program Bedah Rumah ini, karena dukungan semua pihak dalam mensukseskannya. Sebelumnya, program bedah rumah tersebut telah menjadi komitmen jangka panjang dari Pemkab Mojokerto, untuk terus menyasar ribuan unit rumah yang membutuhkan perbaikan, termasuk target renovasi ratusan rumah,” kata Gus Barra, sapaan akrab Bupati Mojokerto, pada Rabu (10/6/2026).
BACA JUGA:
- Hari Lingkungan Hidup dan HPSN 2026, Pemkab Mojokerto Perkuat Aksi Kolektif Hadapi Krisis Iklim
- DPRD Kabupaten Mojokerto Gelar Paripurna Hari Jadi ke-733
- HUT ke-733 Kabupaten Mojokerto, Gus Barra Paparkan Beragam Prestasi dan 9 Program Strategis 2026
- Survei Kinerja Satu Tahun Bupati Gus Bara-Wabup Mas Rizal, 85,4% Masyarakat Puas, Alasannya?
Penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur Khofifah sebagai bentuk apresiasi atas komitmen daerah dalam mengentaskan kawasan kumuh, serta menyediakan hunian yang bersih, sehat, dan layak.
Selain itu, Khofifah juga meresmikan program Penanganan Permukiman Terpadu dan Terintegrasi (Permata) Jatim di Desa Kepuhanyar, Kecamatan Mojoanyar, sebagai percontohan penanganan kawasan kumuh.
Apresiasi ini diberikan berkat sinergi Pemkab Mojokerto bersama TNI, Baznas, dan pihak swasta dalam merehabilitasi rumah tidak layak huni. (adv/ris/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





