Para juri beserta hasil karya minuman para peserta
Penilaian dilakukan secara menyeluruh mulai aspek presentasi, ketepatan porsi, hingga orisinalitas menu.
Dewan juri juga memberikan perhatian khusus pada karakter bahan tropis yang digunakan peserta dalam setiap racikan minuman.
Selain keseimbangan rasa, efisiensi kerja peserta turut menjadi bagian dari penilaian.

Jumlah sisa bahan atau left over yang terbuang dipantau sebagai bagian dari aspek keberlanjutan dalam kompetisi tersebut.
Melalui parameter penilaian tersebut, peserta terbaik dinilai tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga manajemen kerja yang baik.
Aston Madiun memastikan kompetisi tersebut akan digelar secara rutin setiap tahun.
Pihak penyelenggara juga mengajak para barista dan pecinta dunia minuman untuk kembali berpartisipasi pada Tropical Beverage Competition tahun 2027. (dro/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




