Kepala BPJS Kesehatan Bojonegoro, Wahyu Giyanto, saat menyerahkan piagam kerja sama kepada Kepala SR Integrasi Kabupaten Tuban, Vera Khairun Nissa.
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kesehatan peserta didik menjadi prioritas utama dalam menunjang proses belajar mengajar di Kabupaten Tuban. Hal ini dibuktikan dengan langkah Sekolah Rakyat (SR) Kabupaten Tuban yang menggandeng BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro untuk melaksanakan skrining riwayat kesehatan bagi seluruh siswanya, Minggu (10/5/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk memetakan kondisi kesehatan siswa sejak dini sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya pola hidup sehat bagi generasi muda.
Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 18 Kabupaten Tuban, Vera Khairun Nissa, menjelaskan bahwa kolaborasi ini sangat krusial untuk memperoleh gambaran kesehatan siswa, baik secara personal maupun menyeluruh. Dengan data yang akurat, sekolah dapat mengambil langkah cepat jika ditemukan indikasi gangguan kesehatan pada siswa.
"Tentu dengan kegiatan ini, apabila terdapat siswa yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, pihak sekolah dapat segera melakukan tindak lanjut yang sesuai," tutur Vera Khairun Nissa kepada wartawan.
Ia menambahkan, manfaat skrining ini dirasakan langsung oleh siswa karena mereka mendapatkan informasi valid mengenai perkembangan fisik masing-masing.
"Kami apresiasi kepada BPJS Kesehatan atas kesempatan dan perhatian yang diberikan kepada Sekolah Rakyat Terintegrasi 18 Tuban," imbuhnya.
Vera berharap program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus bertransformasi memberikan layanan yang cepat dan mudah. Salah satu yang menjadi sorotan adalah optimalisasi aplikasi Mobile JKN yang dinilai sangat membantu aksesibilitas masyarakat.
"Semoga Jaminan Kesehatan Nasional dan BPJS Kesehatan dapat terus meningkatkan pelayanan kesehatannya dengan baik," harap Vera.
Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro, Wahyu Giyanto, menegaskan bahwa skrining kesehatan bagi pelajar adalah bagian dari tanggung jawab bersama dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Menurutnya, kesehatan adalah pondasi utama dalam menciptakan "Generasi Emas Indonesia".
"Kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi bersama pemerintah dan berbagai pihak, terutama dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas," jelas Wahyu.
Ia memaparkan bahwa BPJS Kesehatan akan terus mendorong standar layanan yang setara dan mudah dijangkau, khususnya bagi kelompok usia sekolah agar mereka siap belajar secara optimal.
"Kami dorong layanan kesehatan yang baik untuk seluruh masyarakat, terutama bagi anak-anak usia sekolah," pungkasnya. (wan/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




