Tangkapan layar CCTV usai mobil menabrak halte bus Trans Jatim di Karanggeneng Lamongan
LAMONGAN,BANGSAONLINE.com - Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Sukodadi-Karanggeneng, Lamongan, setelah sebuah mobil penumpang menabrak halte Trans Jatim pada Minggu (26/04/2026) dini hari.
Insiden itu terjadi di depan Pondok Pesantren Matholiul Anwar, Desa Sungelebak, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan. Kendaraan dilaporkan menghantam halte Bus Trans Jatim koridor 7 hingga mengalami kerusakan cukup parah.
Peristiwa tersebut terekam kamera CCTV di sekitar lokasi sekitar pukul 04.22 WIB. Rekaman menunjukkan mobil berwarna putih melaju dengan kecepatan tinggi sebelum kehilangan kendali dan menabrak bangunan halte.
Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, membenarkan kejadian tersebut saat dikonfirmasi.
Ia menjelaskan kendaraan yang terlibat merupakan mobil penumpang bernomor polisi B 2736 UBC yang dikemudikan pria berinisial MF (25), warga Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik.
"Berdasarkan keterangan saksi dan rekaman CCTV di lokasi, mobil yang membawa tiga orang penumpang tersebut semula melaju dari arah utara menuju selatan. Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), mobil tiba-tiba oleng ke arah kiri hingga menabrak halte Trans Jatim," ujar Ipda M. Hamzaid.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Pengemudi bersama tiga penumpangnya dilaporkan selamat tanpa mengalami luka serius.
Akibat benturan itu, bagian depan mobil mengalami kerusakan berat. Sementara itu, halte Trans Jatim koridor 7 juga mengalami kerusakan pada struktur bangunannya.
Petugas dari Polsek Karanggeneng dan Satlantas Polres Lamongan langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
"Upaya kepolisian yang telah dilakukan adalah mendatangi TKP, membantu proses evakuasi kendaraan agar tidak mengganggu arus lalu lintas, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi di lokasi sebagai bagian dari proses penyelidikan lebih lanjut," beber Hamzaid.
Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan. Namun, dugaan sementara mengarah pada faktor kelelahan atau kurangnya konsentrasi pengemudi saat berkendara pada waktu subuh.
"Kami mengimbau kepada para pengguna jalan agar selalu waspada dan beristirahat jika merasa mengantuk demi keselamatan bersama," pungkasnya. (van)





