Akhir Tahun, SKPD Pemkab Gresik Berlomba-lomba Habiskan Anggaran

Akhir Tahun, SKPD Pemkab Gresik Berlomba-lomba Habiskan Anggaran

Pernyataan mantan sekkab itu benar adanya. Terbukti serapan kegiatan dan anggaran di mayoritas SKPD, terutama SKPD yang mengelola proyek fisik hingga ratusan miliar, serapan kegiatan maupun anggaran masih sangat rendah

Bagian Perlengkapan misalnya, bagian yang dipimpin Nanang Setiawan ini hingga bulan November 2015, baru bisa jalankan serapan kegiatan fisik kurang dari 78 persen.

Sementara untuk serapan anggaran atau keuangannya baru berjalan kurang dari 46 persen. "Memang kami akui serapan kami kurang memenuhi target. Namun kami yakin di akhir tahun bisa 100 persen," katanya.

Senada juga dikatakan Sekretaris DPU (Dinas Pekerjaan Umum) . SKPD yang mengelola anggaran hampir Rp 1 triliun dari kekuatan APBD Gresik tahun 2015 sebesar Rp 2,8 triliun ini, serapan anggaran dan kegiatan hingga bulan November ini sangat rendah.

Menurut Sekretaris DPU , Ida Lailatus Sa'diayah, hingga bulan November serapan fisik di DPU baru kisaran 70 persen. Sehingga, dalam kurun waktu sekitara 1,5 bulan kekurangan itu harus bisa dituntaskan.

Sementara itu pada bulan yang sama, serapan anggaran atau keuangan di DPU tambah makin memprihatinkan. Mengapa? Sebab, serapannya baru kisaran 27 persen. Alibi DPU karena rekanan yang sudah selesai mengerjakan kegiatan baru akan lakukan serapan hingga 100 persen di akhir tahun. "Kami pastikan bisa terserap 100 persen," kata Ida Lailatus Sa'diyah diplomatis. (hud/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO