Kemenag Situbondo saat menggelar Aksi Peduli Banjir Besuki dan Banyuglugur. Foto: Ist.
"Jadilah penolong bagi orang yang tertimpa kesusahan dan musibah, bantulah kesusahan ketika terasa berat dan persolan menjadi rumit," ujar Buhadi Den Anom.
Senada dengan Buhadi, Kepala KUA Besuki, Hasan Jasuli, mengajak seluruh pegawai dan penyuluh agama untuk mendoakan para korban serta keluarga yang terdampak agar diberikan ketabahan dan kekuatan.
Ia menegaskan bahwa musibah yang terjadi merupakan duka bersama yang harus disikapi dengan empati dan kepedulian sosial.
“Kita semua turut berduka atas bencana yang menimpa saudara-saudara kita di Cisarua dan Lembang. Mari kita panjatkan doa agar para korban diberikan kesabaran, serta kondisi segera pulih,” ungkap Hasan Jasuli.
Sementara itu, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Besuki, Ahmad Zaini, mengatakan penyuluh juga memiliki peran penting dalam membantu masyarakat menghadapi bencana banjir.
"Kita dapat memberikan dukungan spiritual, emosional, dan psikologis kepada korban bencana," ujar Zaini.
Dengan kepedulian dan kerja sama yang kuat, Kemenag Situbondo berharap dapat membantu masyarakat yang terdampak bencana banjir untuk kembali bangkit dan pulih. (mdr/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




