Head of Instagram Adam Mosseri META. Foto: Wikipedia.
BANGSAONLINE.com - Bos Instagram, Adam Mosseri memprediksi populasi konten AI di media sosial akan melampaui konten-non AI.
Ia membagikan pemikiran dalam postingan di Threads tentang tren yang diprediksi akan membentuk Instagram pada 2026. Mosseri juga blak-blakan bagaimana AI akan mengubah platform milik Meta tersebut.
"Segala hal yang membuat para kreator penting-kemampuan untuk menjadi diri sendiri, untuk memiliki suara yang tidak bisa dipalsukan-kini tiba-tiba bisa diakses oleh siapa saja yang memiliki alat yang tepat," tulis Mosseri, seperti dikutip dari Engadget, Senin (5/1/2025).
"Feed di media sosial mulai dipenuhi dengan segala konten yang sintetis," tambahnya.
Tapi, Mosseri tidak terlalu khawatir menghadapi teknologi ini. Justru, menurutnya ada banyak konten AI yang luar biasa, dan platform media sosial mengubah pendekatannya dalam memberikan label ke konten tersebut dengan mengidentifikasi media asli, bukan konten AI.
Selain itu, ia juga berpendapat bahwa platform media sosial awalnya bisa mengidentifikasi dan memberikan konten AI, namun pihaknya mulai kesulitan ketika konten yang diciptakan AI terlihat semakin realistis.
Meta juga mengaku mereka tidak bisa mendeteksi konten buatan AI yang ada di platform-nya secara akurat.
"Saat ini sudah semakin banyak orang yang percaya, termasuk saya, bahwa akan lebih praktis untuk mengidentifikasi media asli ketimbang media palsu. Produsen kamera dapat menandai gambar secara kriptografis saat diambil, sehingga menciptakan rantai kepemilikan," ujarnya.
Ia juga mengusulkan, produsen kamera dan smartphone dengan kamera harus membuat sistemnya sendiri yang cara kerjanya mirip watermark untuk memverifikasi keaslian gambar yang diambil. Namun, ia tidak merinci bagaimana sistem ini akan berjalan.
Pria berkacamata ini juga menyarankan kreator untuk membuat konten yang tidak terlalu diedit dan tidak terlalu menarik untuk membuktikan bahwa mereka manusia bukan AI.
"Di dunia di mana AI bisa menghasilkan gambar yang sempurna, tampilan yang profesional justru menjadi ciri khasnya," jelasnya. (rif)






