Rumah duka PMI asal Blitar yang menjadi korban tewas dalam kebakaran di Tai Po Hongkong.
BLITAR, BANGSAONLINE.com - Seorang pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kelurahan Sutojayan, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar, bernama Sri Wahyuni (48), menjadi korban dalam kebakaran di Tai Po, Hongkong.
Kabar duka ini dibenarkan oleh suaminya, Widodo, saat ditemui di rumahnya, Senin (1/12/2025). Ia mengungkapkan telah berkomunikasi secara daring dengan sejumlah pihak di Hongkong pada Minggu (30/11/2025).
BACA JUGA:
- Konflik Timur Tengah Memanas, Disnaker Jombang Pastikan 54 Pekerja Migran Tetap Aman
- Anggota DPD RI Dr. Lia Istifhama: Pekerja Migran Indonesia Mampu Bersaing di Eropa
- Antisipasi Kejadian Pilu di Malaysia, Pemkab Kediri Perketat Seleksi Calon PMI
- Jadi Tempat Penampungan Calon TKI Ilegal, Polisi Gerebek Rumah Kos di Blitar
"Kemarin jam 4 sore dari KJRI, konsulat maupun pihak PT sudah video call dengan saya. Mereka membenarkan bahwa ini sudah valid, bahwa jenazah itu adalah Sri Wahyuni yang menjadi korban kebakaran di Tai Po Hongkong,” ungkapnya.
Ia menambahkan, keluarga kini menunggu tindak lanjut dari KJRI terkait proses pemulangan jenazah.
“Kami diminta menunggu satu sampai dua hari. Keluarga minta kepastian, dan pihak KJRI mengatakan akan diupayakan secepatnya,” tuturnya.
Sri Wahyuni diketahui telah bekerja di Hongkong selama 21 bulan. Informasi kebakaran pertama kali diterima dari adik korban yang juga bekerja di Hongkong.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




