TERPAKSA: Seorang warga Desa Sambirobyong Kecamatan Berbek mengambil air sungai akibat sumur kering. foto: soewandito/BANGSAONLINE
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Kemarau panjang mengakibatkan sejumlah daerah mengalami kekeringan, termasuk di Kabupaten Nganjuk. Akibatnya, warga krisis air bersih dan terpaksa mengkonsumsi air sungai, seperti halnya terjadi di Desa Sambirobyong Kecamatan Berbek.
Warga setempat yang kesulitan air bersih karena sumur mengalami kekeringan, akhirnya memanfaatkan air sungai dengan mengambilnya dari kubangan di pinggir sungai. Dari kubangan sungai ini, warga memanfaatkan air tersebut untuk mandi, cuci, masak bahkan untuk air minum. “Kami memanfaatkan air sungai untuk kebutuhan sehari-hari, karena sumur di rumah sudah tidak mengeluarkan air,” cetus Samiatun (45), warga setempat.
BACA JUGA:
- Film Pesta Babi di Nganjuk Disambut Antusias Penonton
- HUT ke-1089 Nganjuk, Bupati Tekankan Sejarah Manusuk Sima dan Ajak Warga Bersinergi
- Bupati Kediri, Jombang dan Nganjuk Rembug Pembangunan Flyover Mengkreng
- Pasar Murah di Nganjuk Diserbu Warga, Gubernur Khofifah: Kendalikan Inflasi, Stabilkan Harga Bapok
Warga lainnya, Samijan (42) bercerita, warga membendung aliran sungai Kuncir agar air tertampung di suatu tempat sehingga mudah diambil. Pihaknya pun berharap pemerintah daerah segera memberikan bantuan air bersih sehingga warga terhindar dari penyakit akibat mengkonsumsi air kotor. “Sebenarnya kami tahu kalau air ini kotor, tetapi mau gimana lagi, sumur kami sudah tidak ada airnya,” tandasnya. (dit/sta)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




