Gubernur Khofifah (kiri) saat peluncuran Trans Jatim Koridor 1 Malang Raya menjelaskan bahwa pembayaran Trans Jatim bisa menggunakan uang digital. (Ist)
MALANG, BANGSAONLINE.com – Gubernur Jawa Timur, (Jatim) Khofifah Indar Parawansa, perluas akses transportasi publik antardaerah. Kali ini, Khofifah meluncurkan Trans Jatim Koridor I Malang Raya di Balai Kota Malang, Kamis (20/11/2025).
Dalam tahap awal pengoperasiannya sekaligus sebagai bagian dari sosialisasi, Khofifah memastikan layanan Bus Trans Jatim yang dinamakan Gajayana di Koridor 1 Malang Raya ini akan digratiskan selama satu minggu kedepan.
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Bahas Kerja Sama Jatim-Yaman di Grahadi
- Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026, Gubernur Jatim Ajak Ajak Kuatkan Toleransi
- Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
“Alhamdulillah Trans Jatim koridor 1 Malang Raya telah beroperasi dan untuk seluruh masyarakat yang akan memanfaatkan layanan transportasi ini akan digratiskan selama satu minggu,” ujar Khofifah.
Khofifah menegaskan bahwa peluncuran Trans Jatim Koridor 1 Malang Raya merupakan bukti nyata komitmen Pemprov Jatim dalam menghadirkan konektivitas baru antarwilayah, memperluas akses layanan transportasi publik yang aman, nyaman, modern, dan terjangkau.
Kehadiran Trans Jatim disebutnya sebagai pendorong mobilitas masyarakat, serta pengungkit pertumbuhan ekonomi kawasan Malang Raya.
“Mudah-mudahan bisa membangun konektivitas dan mobilitas lebih aman, nyaman, dan lebih murah,” ucapnya.
Menurut Khofifah, keberadaan Trans Jatim merupakan wujud implementasi Nawa Bhakti Satya, khususnya Bhakti ke-3, yakni Jatim Akses, yang menekankan kemudahan mobilitas masyarakat.
“Kalau ini koridor satu wilayah Malang Raya, sesungguhnya ini adalah koridor delapan secara keseluruhan dan angkutan massal Trans Jatim telah memiliki tujuh koridor di wilayah aglomerasi Gerbangkertasusila yang saling terhubung satu sama lain,” ungkapnya.
Untuk memberi identitas lokal, Trans Jatim Gajayana menggunakan warna biru khas Malang. Sementara penamaannya merujuk pada raja Kerajaan Kanjuruhan yang membawa kerajaannya mencapai masa kejayaan. Nama ini juga dimaknai sebagai simbol Gerbang Akses Transportasi Jatim yang Andal dan Nyaman.
"Gajayana sendiri juga berarti gerbang akses transportasi jatim yang andal dan nyaman,” tuturnya.
Nantinya, Trans Jatim Koridor 1 Malang Raya melayani rute Terminal Hamid Rusdi – Landungsari – Batu, didukung 15 armada yang beroperasi pukul 04.00–22.00 WIB. Estimasi waktu tempuh perjalanan 110 menit dari Hamid Rusdi ke Batu, dan 100 menit dari arah sebaliknya.
Jarak tempuh masing-masing adalah 42 km serta 39,35 km. Setelah masa gratis usai, tarif yang diberlakukan tetap terjangkau, yakni Rp5 ribu untuk umum dan Rp2.500,00 untuk pelajar dan santri.
Pembayarannya, kata Khofifah, bisa dilakukan dengan QRIS, kartu elektronik (Flazz, Tapcash, Brizzi, e-money), dompet digital (OVO, Dana, Shopee, Gopay, Astra Pay, dll), e-wallet dan terbaru bisa dengan QRIS Tap.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




