Khofifah saat menghadiri Forum Silaturahim dengan Masyarakat Sulawesi Tenggara asal Jawa Timur.
KENDARI, BANGSAONLINE.com - Gubernur Khofifah menggelar Forum Silaturahim dengan Masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra) asal Jawa Timur, Selasa (18/11/2025) malam. Forum ini mempertemukan pelaku usaha, tokoh masyarakat, paguyuban Jatim, serta warga perantau yang berperan di berbagai sektor strategis di Sultra.
Dalam sambutannya, Khofifah menegaskan kontribusi diaspora Jatim tidak hanya tercermin dari aktivitas ekonomi, tetapi juga sebagai simpul penghubung yang membangun kepercayaan, komunikasi, dan jejaring antarpelaku usaha.
BACA JUGA:
- Khofifah Pantau Stok Bahan Pokok di Pasar Bojonegoro, Sejumlah Komoditas Terpantau Naik
- Tinjau Pasar Banjarejo, Gubernur Khofifah Pastikan Harga Stabil Jelang Idul Adha 2026
- Pastikan Stok Hewan Kurban Cukup, Gubernur Khofifah Tinjau Koperasi Ternak di Lamongan
- Program Bongkar Ratoon Tebu Dimulai di Desa Pinggirsari
“Panjenengan semua adalah kekuatan diaspora yang mempertemukan dua daerah. Peran panjenengan dalam membangun kohesifitas sosial, kepercayaan, dan komunikasi menjadi fondasi kuat dalam memperluas jejaring ekonomi nasional,” ujarnya.
Ia menyebut semangat guyub rukun, kerja keras, dan kemampuan adaptif masyarakat Jatim telah menjadikan diaspora sebagai perekat sinergi yang memperkuat interaksi ekonomi maupun sosial. Nilai perdagangan Jatim-Sultra pada 2023 tercatat Rp3,14 triliun dengan surplus Rp752 miliar bagi Jawa Timur.
“Kuatnya hubungan dagang ini tidak berdiri sendiri. Ada kontribusi diaspora yang selama ini menjadi penghubung antara pelaku usaha di dua daerah,” tuturnya.
Selain membahas perdagangan, Khofifah menekankan pentingnya peningkatan kualitas SDM melalui enam SMA Taruna Jatim yang bekerja sama dengan TNI dan kepolisian.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




