Jenazah kakak dan adik korban bangunan musala runtuh PP Al Khoziny saat sampai di rumah duka.
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com – Tangis keluarga pecah di Kampung Nangger, Desa Alas Kokon, Kecamatan Modung, saat dua peti jenazah tiba di rumah duka pada Kamis (9/10/2025).
Mereka adalah kakak beradik santri Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, korban runtuhnya bangunan musala.
BACA JUGA:
- Tuntas! Kiai Asep Selesaikan Badal Umrah 63 Santri Korban Runtuhan Musholla Al Khoziny
- Badal Umrah 63 Korban Mushalla Al Khoziny, Kiai Asep Ulang Niat Empat Kali
- Suhu Madinah Normal, 27 Derajat Celsius, Jemaah Umrah Senang dan Nyaman
- Hari Ini Kiai Asep Bertolak ke Tanah Suci Umrahkan 63 Korban Runtuhan Mushalla Al Khoziny
Kapolres Bangkalan melalui Kasi Humas Ipda Agung Intama membenarkan bahwa kedua korban merupakan kakak beradik warga Desa Alas Kokon, Kecamatan Modung.
“Benar, dua orang yang meninggal adalah kakak beradik asal Modung. Malam ini jenazah tiba di rumah duka dan segera dimakamkan oleh pihak keluarga,” ujar Ipda Agung.
Ia menambahkan, kepulangan kedua jenazah dikawal langsung oleh jajaran Polres Bangkalan hingga tiba di rumah duka. Pengawalan itu dilakukan sebagai bentuk empati sekaligus penghormatan terakhir.
“Polres Bangkalan turut berduka cita dan menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya atas musibah ini,” tutupnya. (uzi/msn)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




