Gubernur Khofifah saat menyapa masyarakat ketika menghadiri pasar murah ke-118 di Magetan.
MAGETAN, BANGSAONLINE.com - Gubernur Khofifah kembali menggelar Pasar Murah ke-118 pada tahun ini yang berlangsung di Rumah Promosi Produk Industri Kecil dan Menengah (IKM) Magetan, pada Minggu (5/10/2025).
Dalam sambutannya, Khofifah menyebut pasar murah merupakan langkah strategis Pemprov Jatim untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendekatkan akses terhadap bahan pokok dengan harga terjangkau.
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Salurkan BLT DBHCHT Rp2,5 Miliar untuk 2.508 Buruh Linting Sampoerna Rungkut II
- Produksi Padi Jatim Naik, Gubernur Khofifah Optimis Surplus Beras
- Jadi Guest Lecture Dies Natalis ke-39 UHT, Khofifah: SDM Maritim Unggul untuk Gerbang Baru Nusantara
- Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen, Tertinggi di Pulau Jawa
“Di semua pasar murah Pemprov, harapannya bisa mendekatkan penjangkauan kepada konsumen. Pasar murah ini adalah bagian dari ikhtiar menjaga keterjangkauan dan keseimbangan harga kebutuhan pokok, sekaligus memastikan agar masyarakat terutama yang berpenghasilan menengah ke bawah tetap bisa mengakses bahan pangan dengan harga yang adil dan terjangkau,” paparnya.
Ia menegaskan, keadilan ekonomi harus tercermin dalam setiap kebijakan, termasuk pengendalian harga. Oleh karena itu, Pemprov Jatim memastikan harga yang ditawarkan tidak hanya meringankan masyarakat, tetapi juga menjaga keseimbangan antara produsen, distributor, dan pelaku usaha lokal.
“Kami ingin menghadirkan mekanisme harga yang sehat dan berkeadilan. Pemerintah hadir di tengah masyarakat bukan hanya sebagai pengatur, tetapi juga sebagai penjalin sinergi antara produsen, pelaku usaha, dan konsumen agar semua pihak terlindungi,” ucapnya.
Pasar murah di Magetan menawarkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga jauh di bawah harga pasar. Beras premium dijual Rp14 ribu per kg atau Rp70 ribu per sak, lebih murah dari harga pasar Rp15.166,00. per kg. Beras SPHP dibanderol Rp11 ribu per kg atau Rp55 ribu per sak, dengan stok mencapai 10 ton.
Komoditas lain seperti gula pasir dijual Rp14 ribu per kg (harga pasar Rp16.166,00.), MinyaKita Rp13 ribu per liter (harga pasar Rp15.900,00.), dan telur ayam ras Rp22 ribu per pack (harga pasar Rp27 ribu per kg). Bawang merah dijual Rp28 ribu per kg dan bawang putih Rp24 ribu per kg, lebih rendah dari harga pasar masing-masing Rp33.666,00. dan Rp30 ribu, lalu tepung terigu tetap Rp10 ribu kg, serta daging ayam ras Rp33 ribu per pack.

Khofifah menekankan bahwa pasar murah keliling akan terus digelar di berbagai daerah untuk memperluas akses masyarakat terhadap bahan pokok.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




