SDN Pasanggar 1 Pamekasan.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 4 siswa kelas 3 SDN Pasanggar 1 Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, diduga mengalami keracunan usai menyantap paket makanan bergizi gratis (MBG) yang disalurkan oleh SPPG Al-Bukhori Murtajih.
Kepala Sekolah SDN Pasanggar 1, Gazali, membenarkan ada 4 orang siswanya yang terindikasi keracunan dengan gejala muntah-muntah. Ia menduga 4 siswa tersebut mengalami alergi terhadap makanan, sehingga mengalami muntah.
BACA JUGA:
- Pembangunan SPPG di Pamekasan Terkendala Perizinan, BGN Minta Sinergi OPD
- Mahfud MD dalam Haul Kiai Agung Rabah Pamekasan: Semoga Berkontribusi terhadap Kemajuan Indonesia
- Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Bupati Pamekasan Tegaskan Peran Indonesia Jaga Perdamaian Dunia
- YBM PLN Madura Tebar 230 Paket Daging Kurban untuk Warga Dhuafa Pamekasan
"Yang diketahui oleh wali kelasnya, ada 1 anak muntah di halaman sekolah kelas 3. Setelah itu dikasih tahu kepada guru yang lain, bahwa siswa yang namanya Rafi itu muntah," katanya, Rabu (17/9/2025).
Menurutnya, siswa yang mengalami muntah bisa kembali mengikuti pelajaran sampai jam pulang.
Namun, pada malam harinya, ada laporan di grup WhatsApp wali murid bahwa beberapa siswa juga mengalami muntah-muntah. Jumlahnya ada 4 orang siswa.
"Kejadian tersebut terjadi pada Selasa 16 September 2025. Siswa yang muntah di halaman sekolah sekitar jam 09:30 WIB," katanya.
Gazali mengungkapkan, bahwa penyaluran makanan bergizi gratis baru berjalan 2 kali.
"Menurut wali kelasnya, anak yang mengalami muntah tersebut 4 hari sebelumnya memang sakit. Namun, pada hari Senin, 15 September 2025, anak tersebut sudah aktif kembali tapi masih batuk," tambah Gazali.
"Total siswa yang menerima makanan 101 siswa dan pada hari Rabu 17 September 2025 barusan, alhamdulillah makan semua tidak ada apa-apa," pungkasnya. (dim/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




