Gubernur Khofifah saat memimpin apel. Foto: DEVI FITRI AFRIYANTI/BANGSAONLINE
Dalam kesempatan itu, Khofifah juga membawa kabar baik bagi PPPK di lingkungan Pemprov Jatim. Mulai Februari 2026, PPPK akan menerima Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) sebesar 50 persen dari kelas jabatan.
“Karena harus ada kinerjanya dulu, maka terhitung mulai Februari maka P3K akan mendapatkan TPP di 2026 sebesar 50 persen dari kelas jabatan,” jelasnya.
Khofifah juga mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam berucap, bertindak, dan berinteraksi, terutama di era digital. Ia menginisiasi kajian bulanan bertajuk Nasoihul Jaelani yang membahas akhlak digital berdasarkan karya Syekh Muhammad Fadhil Al Jaelani.
“Sekarang bukan hanya dari lisan, tapi jari-jari ini juga harus berakhlak. Eranya ini adalah akhlak memberseiringi digital IT,” tegasnya.
Ia berharap kajian ini dapat menjadi ruh dalam kehidupan ASN, memperkuat cara pandang, menata hati, dan mendorong kebaikan bagi diri, keluarga, masyarakat, institusi, bangsa, dan negara.
“Selamat bertugas, tetaplah menjaga kehati-hatian kita semua. Saling kita mengingatkan, watawa soubil haq watawa soubisobr,” pungkasnya.
Di akhir acara, Gubernur Khofifah juga mengadakan silaturahmi dengan Kepala Dinas PU SDA Jatim, Baju Tri Haksoro, yang memasuki masa purnatugas. (dev/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




