Program MBG di Jatim Sudah Capai 1,9 Juta Penerima, Khofifah Dorong Perkuat Koordinasi antar Daerah

Program MBG di Jatim Sudah Capai 1,9 Juta Penerima, Khofifah Dorong Perkuat Koordinasi antar Daerah Rapat Konsolidasi Program Prioritas Nasional Bidang Pangan di Ruang Hayam Wuruk, Kompleks Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Jawa Timur, Kamis (21/8/2025).

Untuk memastikan distribusi semakin merata, Khofifah mendorong optimalisasi peran Satgas MBG di daerah melalui sosialisasi massif dan penguatan sistem informasi. Bahkan, ia membuka opsi pemanfaatan gedung kecil di depan Grahadi sebagai lokasi strategis untuk mendukung penyebaran layanan SPPG.

"Kami mohon sekali lagi kalau ada update data, mohon kami bisa segera mendapatkannya," tambahnya.

Program merupakan salah satu prioritas nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto dan telah menjangkau lebih dari 20 juta penerima di seluruh Indonesia per 15 Agustus lalu. Jawa Timur menjadi salah satu provinsi dengan jumlah target penerima terbesar.

Menko Pangan Zulkifli Hasan mengapresiasi capaian program MBG yang telah diraih Provinsi Jatim. Dia menyebut capaian ini menjadi penyemangat bagi jajarannya untuk bekerja lebih giat.

"Kita ini kelelahan, tapi kalau sudah sampai Jawa Timur semangat lagi," ujar Zulkifli.

Dia lalu menjelaskan hingga hingga pertengahan Agustus 2025, jumlah penerima manfaat dari program MBG sudah mencapai 20 juta orang. Angka ini cukup menggembirakan, apalagi capaian Jatim merupakan tertinggi dibanding provinsi lain.

", kita bersyukur Agustus ini sudah 20 juta penerima manfaat," terang Zulkifli.

Capaian tersebut, terang Zulkifli, terjadi karena dua alasan. Pertama, tenaga pelaksana yang tergabung dalam program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) baru selesai dilatih.

"Kedua, tata kelolanya belum selesai. Perpresnya mudah-mudahan bisa selesai dalam minggu-minggu ini," kata dia.

Lebih lanjut, Zulkifli menekankan pelaksanaan program MBG perlu mendapat dukungan dari berbagai pihak. Ini mengingat cakupan program tersebut yang sangat besar.

"Memang kerja ini harus bareng-bareng, kalau tidak, aduh, tidak bisa. Tanpa dukungan semua pihak, tidak mungkin bisa," ungkap Zulkifli. (dev/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Emak-emak di Surabaya Kecewa Tak Bisa Foto Bareng Jokowi':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO