Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat menerima penghargaan dari BKN
MALANG,BANGSAONLINE.com - Pemprov Jawa Timur menerima lima penghargaan sekaligus dalam acara Rapat Koordinasi Evaluasi CASN formasi tahun 2024 dan Manajemen Talenta yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Kamis (24/7/2025).
Lima penghargaan tersebut yaitu peringkat pertama kategori Manajemen Pencantuman Gelar, peringkat pertama kategori Implementasi Manajemen ASN Terbaik (I-Mut).
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Salurkan BLT DBHCHT Rp2,5 Miliar untuk 2.508 Buruh Linting Sampoerna Rungkut II
- Produksi Padi Jatim Naik, Gubernur Khofifah Optimis Surplus Beras
- Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen, Tertinggi di Pulau Jawa
- Tanggung Akomodasi CJH ke Asrama Haji Surabaya, Komisi VIII DPR RI Apresiasi Pemprov Jatim
Kategori Layanan Penetapan NIP, kategori Layanan Pensiun, dan kategori Instansi Daerah Penyelenggara Titik Lokasi Mandiri Instansi pada Seleksi CASN tahun 2024.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BKN RI Prof Zudan Arif Fakrulloh didampingi Kepala Kantor Regional II BKN Surabaya A Darmuji kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Role Model dan Lumbung Talenta Nasional
Gubernur Khofifah menyebut penghargaan ini menjadi motivasi tersendiri untuk bisa mewujudkan birokrat yang memiliki kinerja efektif, efisien, adaptif, kompeten dan berdampak.
"Alhamdulillah Pemprov Jawa Timur hari ini menerima lima penghargaan dari BKN. Saya optimistis Pemprov Jatim dapat menjadi Role Model dan menuju lumbung talenta nasional,” kata Gubernur Khofifah.
“Insya Allah ini akan menjadi motivasi dan penyemangat kita untuk mewujudkan birokrat-birokrat yang kinerjanya efektif, efisien, adaptif, kompeten dan berdampak," imbuhnya.
Gubernur Khofifah mengatakan salah satu upaya untuk mewujudkan hal tersebut adalah dengan menerapkan manajemen talenta. Pemprov Jatim sendiri telah melakukan identifikasi talent DNA yang disupport oleh ESQ Corporation.
"Jadi manajemen talenta saat ini bekerjasama dengan tim ESQ melalui metode talent DNA,” katanya.
Pentingnya Manajemen Talenta
Menurutnya, manajemen talenta akan menjadi pintu masuk untuk mengidentifikasi karakter dari masing-masing ASN.
Oleh sebab itu dirinya telah menginstruksikan seluruh ASN yang terdiri dari PNS, CPNS dan PPPK di Pemprov Jatim untuk mengikuti tes talent DNA secara digital lewat aplikasi yang disediakan oleh ESQ Corporation.*
"Kita sudah melakukan itu, sebanyak 34 ribu aparatur di Pemprov Jatim telah melakukan DNA talent test dan kita sudah punya 200 mentor," ungkapnya.
Khofifah menuturkan hasil analisa dari DNA talent ini akan memudahkan dalam melakukan pemetaan sumber daya manusia. Sehingga distribusi dan redistribusi ASN maupun SDM akan lebih tepat dan efisien.
"Menurut saya memudahkan kita semua melakukan pemetaan," ucapnya.
Gubernur Khofifah pun menyampaikan apresiasi atas komitmen seluruh Bupati Walikota Se-Jawa Timur yang hari ini telah melakukan penandatanganan komitmen bersama untuk implementasi Manajemen Talenta di wilayah masing-masing.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




