Masuk Pertengahan Tahun, Realisasi PAD Pemkab Gresik Rp540 Miliar dari Target Rp1,544 Triliun

Masuk Pertengahan Tahun, Realisasi PAD Pemkab Gresik Rp540 Miliar dari Target Rp1,544 Triliun Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif.

Pemantauan pendapatan daerah kini semakin efektif berkat sistem pelaporan online yang dikembangkan Pemkab Gresik.

Alif menegaskan telah meminta seluruh OPD untuk melaporkan progres kegiatan dan serapan anggaran secara daring dalam satu aplikasi.

"Sehingga, saya dan Pak Bupati cukup dengan membuka aplikasi itu menjadi tahu program yang telah dijalankan dan capaiannya, sehingga tak perlu memanggil kepala OPD ke kantor untuk menjelaskan," ucapnya.

Pemkab Gresik juga memastikan bahwa program pembangunan yang membutuhkan pembiayaan besar akan mulai berjalan, terutama pada bulan Juni hingga Juli.

"Seperti di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), proyek-proyek besar sudah mulai lelang di Badan Layanan Pengadaan (BLP) Barang dan Jasa. Setelah lelang dan ada pemenang, tentu membutuhkan anggaran besar untuk pembiayaan," urai Alif.

Fokus utama Pemkab Gresik dalam APBD tahun ini adalah pembiayaan program prioritas yang menjadi perhatian masyarakat, seperti perbaikan jalan poros desa, jalan kabupaten, ketenagakerjaan, perbaikan ruang kelas rusak, serta peningkatan fasilitas kesehatan dengan penambahan ruang rawat inap di puskesmas.

"Anggaran kami fokuskan pada program-program prioritas terlebih dahulu, seperti perbaikan jalan, ruang kelas rusak, Kali Lamong, dan kesehatan. Tidak kami ecer. Fokus tahun ini, program ini tuntas, tahun berikutnya program lain. Sehingga, capaian dan progresnya terukur," kata Alif. (hud/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO