Gubernur Khofifah saat meninjau pembangunan Museum Peradaban Reog Ponorogo.
PONOROGO, BANGSAONLINE.com - MPRP atau Museum Peradaban Reog Ponorogo akan menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Jawa Timur. Pasalnya, tak hanya menawarkan daya tarik budaya saja, tapi juga menyajikan referensi bagian dari perjalanan sejarah peradaban Bangsa Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Khofifah usai meninjau pembangunan MPRP yang terletak di kawasan Gunung Gamping, Desa Sampung, Kecamatan Sampung, Ponorogo, Rabu (14/5/2025).
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Salurkan BLT DBHCHT Rp2,5 Miliar untuk 2.508 Buruh Linting Sampoerna Rungkut II
- Produksi Padi Jatim Naik, Gubernur Khofifah Optimis Surplus Beras
- Jadi Guest Lecture Dies Natalis ke-39 UHT, Khofifah: SDM Maritim Unggul untuk Gerbang Baru Nusantara
- Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen, Tertinggi di Pulau Jawa
"Ini sebetulnya akan menjadi referensi bagian perjalanan peradaban bangsa yang digali dari kekayaan budaya Ponorogo, terutama Reog Ponorogo," ucapnya.
Dalam tinjauannya, ia didampingi Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, dan wakilnya, Lisdyarita serta sejumlah kepala perangkat daerah tingkat provinsi untuk melihat bangunan 14 lantai yang progres pembangunan bangunan induknya sudah mencapai 98 persen.
Gubernur Khofifah juga menikmati pemandangan di sekitar MPRP dari lantai 14 gedung utama. Menurut dia, pembangunan ini juga menjadi penguat dari pengakuan UNESCO atas pertunjukan Reog Ponorogo sebagai warisan budaya tak benda.
"Sebelum diterima pengakuan dari UNESCO, sesungguhnya inisiasi mendirikan monumen sekaligus museum, monumen peradaban dan museum reognya, budayanya dan semangatnya adalah hal yang patut diapresiasi," katanya.
Lebih dari itu, orang nomor satu di Jatim ini menilai MPRP merefleksikan arti keberanian, ksatria dan semangat juang yang tinggi dari masyarakat Ponorogo.

Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




