REHAB 2.0 merupakan program BPJS yang menawarkan kemudahan bagi peserta JKN yang memiliki tunggakan iuran.
Fery juga menjelaskan bahwa Aplikasi Mobile JKN juga menyediakan informasi mengenai jumlah tunggakan dan simulasi tagihan, sehingga peserta dapat merencanakan pembayaran dengan lebih baik.
Dirinya berharap melalui Program New REHAB 2.0, semakin banyak lagi peserta yang melunasi tunggakan iuran. Mengingat, program ini hadir agar peserta JKN tetap dapat menerima manfaat Program JKN dan memanfaatkan pelayanan kesehatan.
"Kami percaya bahwa kesehatan adalah hak semua orang. Dengan adanya Program New REHAB 2.0, kami ingin memastikan tidak ada peserta yang kehilangan hak tersebut karena kendala membayar tunggakan iuran," jelas Fery.
Salah satu peserta JKN yang turut merasakan manfaat dari Program New REHAB 2.0, adalah Novia Permatasani (33). Ia mengungkapkan sempat mengalami kendala finansial yang membuatnya terpaksa memiliki tunggakan iuran JKN.
Beruntung dirinya mendapatkan informasi tentang Program New REHAB 2.0. Tidak perlu menunggu waktu lama, Novia segera mendaftarkan dirinya untuk mengikuti program tersebut.
"Saat itu saya dan keluarga memiliki tunggakan iuran karena usaha yang saya miliki sempat mengalami ujian. Saya bersyukur karena ada Program New REHAB 2.0 sehingga saya bisa menyesuaikan besarnya cicilan per bulan yang tidak memberatkan. Program ini benar-benar membantu. Meskipun sudah beralih segmen, tunggakan iuran tetap harus diliunasi ya, karena itu memang sudah kewajiban," katanya.
"Untuk itu saya berharap untuk peserta JKN lain agar tetap secara rutin dan tepat waktu melakukan pembayaran iuran JKN, sehingga tidak ada tunggakan iuran dan status kepesertaan tetap aktif," pungkasnya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




