41 pelaku curanmor dihadirkan dalam konferensi pers Polrestabes Surabaya, hasil pengungkapaan sejal Februari 2025. : Rusmiyanto/BANGSAONLINE
SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Sebanyak 41 pelaku curanmor hasil pengungkapan kasus yang dilakukan jajaran Polsek di Kota Surabaya dihadirkan di konferensi pers Polrestabes Surabaya, Selasa (22/4/2025).
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Lutfi Sulistiawan menerangkan pelaku yang ditangkap adalah hasil pegungkapan kasus sejak awal Februari hingga April 2025.
BACA JUGA:
- Lecehkan Gadis yang Nonton Surabaya Vaganza, Pria di Surabaya Diamankan Dalam Kondisi Babak Belur
- Polres Gresik Ungkap Lima Kasus Kejahatan, Dari Curanmor hingga Pengeroyokan Suporter
- Hendak Ulangi Aksi Serupa, Pemerkosa Mahasiswi Modus Loker Palsu Makassar Ditangkap di Surabaya
- Pasca-Kebakaran Gedung Jantung RSUD Dr. Soetomo, Polisi Gelar Olah TKP, Pasien IGD Masih Trauma
Dari data yang dhimpun kepolisian, sebanyak 44% kendaraan hasil curian diketahui dijual ke Madura melalui Jembatan Suramadu. Sisanya tersebar di Pasuruan (51%), Gresik (3%), dan sebagian masih berada di wilayah Surabaya.
Kombes Pol Lutfi Sulistiawan menambahkan, jika dalam lima bulan terakhir, setidaknya sudah terdapat 120 pelaku curanmor telah ditangkap dan diproses hukum.
Namun pihaknya mengakui bahwa kasus yang meresahkan warga Surabaya ini masih terus terjadi.
“Untuk keamanan kota Surabaya, anggota tidak akan berhenti berpatroli dan mengungkap setiap kasus. Pemeriksaan terhadap para pelaku masih berjalan maraton. Target kami, seluruh kendaraan hasil curian bisa dikembalikan kepada pemiliknya,” kata Kombes Pol Lutfi, Selasa (22/4/2025).
Seperti diketahui, kasus curanmor menjadi perhatian serius aparat, mengingat tingginya angka pencurian kendaraan di kawasan permukiman.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




