Peninjauan pos pelayanan di Kota Mojokerto.
KOTA MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Polres Mojokerto Kota mengambil langkah preventif dengan tetap melanjutkan pos pengamanan, serta pelayanan setelah Operasi Ketupat Semeru tahun ini dengan KRYD atau kegiatan rutin yang ditingkatkan.
Kasi Humas Polres Mojokerto Kota, Ipda Slamet Haryono, menyebut pos pengamanan dan pelayanan KRYD yang berada di 3 titik masih tetap berdiri dan dilanjutkan.
BACA JUGA:
- Polres Mojokerto Kota Gelar Silaturahmi Sabuk Kamtibmas, Libatkan Berbagai Elemen Masyarakat
- Kapolres Gresik Puji Kesuksesan Operasi Ketupat Semeru 2026 di Apel Perdana
- Wisatawan Jatim Naik 31 Persen, Kapolda Jatim Pastikan Pengamanan Tetap Ketat Pasca Operasi Ketupat
- Kapolda Jatim Pantau Arus Balik dalam Operasi Ketupat Semeru 2026 Lewat Patroli Udara
Adapun lokasi 2 pos pengamanan yaitu berada di Simpang Sekarputih, dan Jembatan Gajah Mada, sedangkan pos pelayanan berada di Alun-Alun Wiraraja.
Slamet menyatakan, langkah tersebut diambil sebagai upaya pencegahan usai pengamanan mudik lebaran mengantisipasi tindak kriminalitas, serta memastikan kelancaran arus lalu lintas di 3 titik yang berpotensi mengalami kepadatan.
“Sebagai langkah preventif, kami Polres Mojokerto Kota meningkatkan kegiatan rutin dan tetap mengoperasionalkan pos pengamanan untuk mencegah tindak kriminalitas dan memastikan kelancaran arus lalu lintas,” paparnya saat dikonfirmasi, Kamis (10/4/2025).
Rencananya, kegiatan ini akan dilaksanakan pada 9-15 April mendatang. Setiap harinya, Polres Mojokerto Kota menyiagakan 75 personel yang terbagi menjadi siaga pos pengamanan dan regu patroli.
Slamet berharap kegiatan rutin yang ditingkatkan ini mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang beraktivitas usai mudik lebaran 2025.
“Kami berharap langkah kami mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang beraktivitas kembali usai mudik Lebaran 2025,” pungkasnya. (red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




