Somkiat Chantra saat menjajal motor LCR Honda.
BANGSAONLINE.com - Somkiat Chantra ikut turun dalam tes shakedown MotoGP di sirkuit Sepang, Malaysia. Dalam tes tersebut, ia mengaku kesulitan dengan ride height device atau perangkat peninggi kendaraan milik Honda.
Rookie MotoGP tersebut menghabiskan tiga hari dalam uji coba shakedown, karena ini adalah tahun pertamanya di kelas tersebut. Hal itu diperbolehkan oleh peraturan.
BACA JUGA:
- Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025, Menpora: Harapan Bagi Roda Perekonomian Nasional
- Tiba di Bandara Soekarno Hatta, Valentino Rossi Disambut Hangat Para Fans Indonesia
- Jadwal MotoGP Jerman 2025: Saksikan Aksi Seru Marquez di Sachsenring
- MotoGP Italia 2025: Marc Marquez Unggulan Kuat di Mugello Usai Raih Kemenangan Sprint Race
Chantra bergabung dengan pebalap Honda lainnya pada uji coba resmi Sepang selama tiga hari minggu ini.
"Shakedown berjalan dengan baik. Kami memiliki motor baru," ucap Chantra.
Ia mengaku masih mendalami bagaimana motornya bekerja. Mengingat, dirinya juga harus beradaptasi dari Moto2 ke MotoGP.
"Perbedaan dari Moto2 ke MotoGP, lebih banyak perangkat elektronik, perangkat peninggi pengendaraan," katanya.
Selama tiga hari tes shakedown, Chantra harus bekerja sangat keras meletakkan perangkat peninggi pengendaraan di tempat yang benar.
"Hasilnya semakin baik, mendekati," tuturnya.






