Ferry Djatmiko, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Kediri saat menerima cinderamata dari Tursiati, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Purworejo. (Ist).
Ia menyebut alasan memilih Kota Kediri sebagai locus studi tiru karena ingin mengadopsi pengelolaan pasar yang dilakukan oleh Perumda.
Sebagai informasi, Komisi III DPRD Kabupaten Purworejo merupakan komisi yang membidangi perekonomian dan pembangunan.
Pada kunjungan kali ini, Komisi III DPRD Kabupaten Purworejo turut mengajak OPD terkait, yakni Kepala Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Kepala Dinas Perhubungan supaya lebih fokus menindaklanjuti hasil studi tiru ini.
“Kami tertarik dengan Perumda Pasar Joyoboyo yang mengelola pasar tradisional, makanya kami mengajak beberapa OPD terkait karena kita ingin menggarap pasar di Purworejo lebih bersih dan rapi,” terangnya.
Saat ini, pengelolaan pasar di Kabupaten Purworejo dikelola oleh desa setempat. Untuk itu, dirinya berharap kegiatan ini dapat membuahkan referensi yang bisa diadopsi di Kabupaten Purworejo.
Setelah prosesi penyerahan plakat, rombongan kemudian bertolak ke Pasar Gosir Ngronggo untuk meninjau secara langsung situasi pasar.(uji/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




