Calon Gubernur Jawa Timur terpilih, Khofifah Indar Parawansa, saat panen raya padi di Pasuruan.
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Calon Gubernur Jawa Timur terpilih, Khofifah Indar Parawansa, hadir di tengah masyarakat petani dalam Panen Raya Padi Sehat Alami Setara Organik di Desa Krajan, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Kamis (9/1/2025).
Panen padi di lahan sawah seluas setengah hektare ini cukup istimewa lantaran Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Kabupaten Pasuruan menginisiasi penanaman padi sehat menggunakan pupuk probiotik sebagai pengganti pupuk kimia.
BACA JUGA:
- Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026, Gubernur Jatim Ajak Ajak Kuatkan Toleransi
- Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
- Dominasi Prestasi Nasional Raih 45.839 Medali di SIMT , Gubernur Khofifah Sampaikan Hal ini
Secara khusus, Khofifah mengapresiasi penanaman padi sehat ini karena menjadi bagian dari komitmen LPPNU Kabupaten Pasuruan untuk mendukung swasembada pangan nasional melalui pertanian organik. Dalam agenda tersebut, ia bersama para tokoh melakukan dialog dengan para petani dan masyarakat setempat, membahas pentingnya pertanian organik sebagai solusi keberlanjutan pangan di Jawa Timur.
“Ini menjadi kontribusi positif dari LPPNU dalam mengatasi kelangkaan pangan yang kini dihadapi ancaman bagi kita semua. Dan yang menjadi istimewa adalah inovasi penggunaan pupuk probiotik yang menjadikan hasil padi dari tanaman ini lebih sehat,” paparnya.
Dengan mengurangi intensitas penggunaan pupuk kimia maka akan memberikan harapan masyarakat untuk mengkonsumsi produk pertanian yang lebih sehat dan lebih ramah lingkungan.
“Saat ini kita menunggu hasil laboratoriumnya karena ini sekarang sedang proses untuk bisa mendapatkan izin edarnya. Setelah nanti dari BPOM dan dari Kementerian Pertanian, saya rasa kita akan bisa memastikan ini gluten free, low carbo juga low calori,” kata Khofifah.
Jika nanti terbukti low carbo dan low calori maka akan bisa menjadi percontohan bagi semua bahwa penanaman dengan menggunakan teknologi probiotik mampu menghasilkan padi yang lebih sehat.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




