Ilustrasi. Foto: weare-family
BANGSAONLINE.com - Baru-baru ini jagat media sosial dihebohkan dengan merebaknya virus flu burung yang dikabarkan menular ke hewan peliharaan, seperti kucing, anjing, hingga sapi. Hal ini ternyata bukan isapan jempol belaka.
Di Amerika Serikat selama tahun 2024 lalu, virus flu burung (H5N1) merebak ke sejumlah negara bagian dan menular ke sapi perah maupun manusia. Bahkan, hal ini menjadi perhatian serius para pejabat kesehatan AS, mengingat virus flu burung meluas ke anjing dan kuncing.
BACA JUGA:
- Gula pada Sereal Sebabkan Lonjakan Gula Darah! Pilih Vitameal Mixberrys, Sereal Sehat Rendah Gula
- Bukan Cuma untuk Anak-anak, Tidur dengan Boneka Ternyata Punya Manfaat ini
- Tiga Prediksi Analis Geopolitik China: Amerika Bakal Kalah Lawan Iran, Ini Alasan Logisnya
- Negara-negara NATO Menjauh, Trump Dinilai Frustasi Melawan Iran
Dikutip dari VOA Indonesia, sepanjang 2024, pejabat kesehatan di Amerika Serikat melaporkan ada 66 kasus flu burung pada manusia. Tidak satu pun dari kasus tersebut yang penularannya dari manusia.
Ahli medis terus memantau kemungkinan terjadinya mutasi virus flu burung. Termasuk untuk kasus dengan gejala parah.
Michael Q. Bailey dari Asosiasi Kedokteran Hewan Amerika Serikat, mengaku mendapat banyak laporan soal kucing dan anjing yang terjangkit flu burung.
"Kucing yang tertular flu burung kebanyakan dari sumber makanan mentah seperti susu dan daging," kata Bailey.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




