Perwakilan para penerima bansos dari DBHCHT foto bersama Plt. Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo.
"Jangan dibelanjakan untuk keinginan, dahulukan kebutuhan, dan manfaatkan sebaik mungkin, " imbuhnya.
Mas Adi juga mengucapkan terima kasih kepada bea cukai karena bantuan itu akan bermanfaat untuk yang membutuhkan.
Kepala Dinas Sosial, Kokoh Arie Hidayat, mengatakan ada sebanyak 610 KPM penerima bansos, 165 KPM penerima BLT buruh pabrik rokok, dan 24 KPM masyarakat miskin ekstrem.
Adapun besaran bantuan yang diterima oleh keluarga penerima manfaat (KPM), untuk buruh pabrik rokok menerima BLT Rp1.500.000.
Bantuan sosial untuk masyarakat miskin ekstrem kepada 24 KPM masing-masing sebesar Rp600.000.
Serta bantuan modal usaha kepada 610 KPM dari empat kecamatan, masing-masing menerima Rp2.500.000.
Sementara Kecamatan Bugul Kidul sebanyak 126 KPM, Kecamatan Gadingrejo sebanyak 66 KPM, Kecamatan Panggungrejo 252 KPM, dan Kecamatan Purworejo 166 KPM. (par/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




