Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa, saat menyapa ribuan pekerja PT Integra Indocabinet, Sidoarjo.
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Ribuan pekerja dari PT Integra Indocabinet menyambut kedatangan calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa, di kawasan Sedati, Rabu (20/11/2024). Tak beranjak pulang usai kerja, ribuan pekerja pabrik furniture justru menunggu kedatangan Menteri Sosial ke-29 itu.
Sebab, pertemuan tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk menyampaikan rekomendasi dari kalangan pekerja pada calon gubernur pilihan mereka. Ketua Gerakan Serikat Pekerja (Gasper) Jawa Timur, Ahmad Fauzi, menegaskan bahwa buruh dan pekerja sudah membulatkan suara untuk mencoblos Khofifah di Pilgub Jatim 2024 dengan pelbagai alasan.
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Salurkan BLT DBHCHT Rp2,5 Miliar untuk 2.508 Buruh Linting Sampoerna Rungkut II
- Produksi Padi Jatim Naik, Gubernur Khofifah Optimis Surplus Beras
- Jadi Guest Lecture Dies Natalis ke-39 UHT, Khofifah: SDM Maritim Unggul untuk Gerbang Baru Nusantara
- Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen, Tertinggi di Pulau Jawa
“Saat ini, Jawa Timur menjadi provinsi penyangga ekonomi terbesar kedua nasional. Bukan Jawa Tengah atau provinsi lain. Tapi Jawa Timur. Itu karena pertumbuhan ekonominya selalu positif di atas pertumbuhan ekonomi nasional. Dan itu karena Gubernurnya Ibu Khofifah,” ucapnya.
Tidak hanya itu, selama memimpin Jawa Timur, Khofifah dinilai terbukti menjadikan provinsi paling banyak mendapatkan prestasi. Di mana ada 738 penghargaan yang diterima Khofifah dan Emil dalam 5 tahun.
Selain itu, Fauzi menegaskan bahwa Khofifah adalah gubernur yang telah membuktikan perhatian dan kepeduliannya yang besar pada buruh dan pekerja. Salah satu bukti konkretnya adalah dengan memberikan kuota khusus bagi anak pekerja dan buruh untuk masuk ke SMA dan SMK Negeri di Jawa Timur.
“Jika sebelumnya banyak yang menghubungi saya titip minta anaknya bisa masuk sekolah negeri di sini di sana. Tapi sekarang tidak perlu itu dilakukan. Karena Bu Khofifah sudah memberikan kuota resmi sebanyak 5 persen khusus bagi anak buruh dan anak pekerja untuk masuk ke SMA/SMK negeri di seluruh Jatim,” paparnya.

Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




