Sekretaris PW Muhammadiyah Jatim Prof Biyanto bersama Ketua Panitia Milad 112 PW Muhammadiyah Jatim Imam Hambali
Lebih lanjut, Biyanto menegaskan terkait posisi Muhammadiyah yang selama ini selalu bersama mendukung program pemerintah. Terlebih program makan siang gratis ini memiliki orientasi jangka panjang, yakni mengatasi problem stunting yang angkanya cukup tinggi.
Sementara itu, Ketua Panitia Milad 112 PW Muhammadiyah Jatim Imam Hambali menambahkan, paket makan siang gratis ini akan termonitor secara ketat baik dari standar gizi, kelayakan maupun kehalalannya.
Hal tersebut akan melibutkan tenaga kesehatan maupun mahasiswa fakultas kesehatan dan gizi di bawah naungan Muhammadiyah.
"Paket makanan bergizi ini terdiri dari nasi, telur, daging atau ayam, sayur, buah dan susu. Dengan nilai per paket Rp 25 ribu, insyallah ini sudah cukup untuk memenuhi standar gizi yang ditentukan," jelas Imam.
Terkait target 112 ribu paket makan siang gratis ini, pihaknya optimis akan dapat terlampaui. Karena misalnya di beberapa daerah yang kita target seribu paket, dalam rakor terakhir justru menyiapkan 5 ribu paket.
"Kita menggunakan Lazismu di kabupaten/ kota untuk melakukan fundraising dan hasilnya cukup tinggi antusiasme masyarakat untuk menyukseskan gerakan ini," jelas Imam.
Lebih lanjut Imam menjelaskan, program ini akan dilakukan secara serentak di 38 kabupaten/kota. Sedangkan pusatnya untuk PWM Jatim adalah di SMAMITA, Sidoarjo.
"Kami juga menyiapkan tambahan 40 ribu porsi bakso untuk dibagikan ke masyarakat sebagai dukungan acara ini," pungkas Imam Hambali yang juga Ketua Lazismu Jatim tersebut. (dev/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




