Khofifah Siap Koneksikan Tuna Sirip Kuning Andalan TPI Sendang Biru dengan Industri

Khofifah Siap Koneksikan Tuna Sirip Kuning Andalan TPI Sendang Biru dengan Industri Khofifah Indar Parawansa saat melihat hasil tangkapan nelayan berupa ikan tuna sirip kuning di TPI Sendang Biru, Malang. Foto: Devi Fitri Afriyanti/BANGSAONLINE

Berikutnya untuk pendangkalan, dikatakan , hampir setiap ia berkunjung dan bertemu dengan nelayan, mereka selalu mengeluhkan hal yang sama yaitu pendangkalan. Bahkan di Muncar mereka sempat merekomendasikan adanya reklamasi.

“Kalau di sini tadi disampaikan butuhnya pengerukan sepanjang 100 meter saja dengan kedalaman 3 meter. Saya sedang meminta dibantu perencanaan mereka, RAB nya seperti apa ya kalau kita mau membuat secara komprehensif lebih bagus, barangkali nanti ada tahap-tahap mungkin tahap pertama ini dulu, tahap kedua dan seterusnya tapi perencanaan itu terintegrasi,” tegas .

Sebelumnya, para nelayan menyampaikan beberapa permasalahan yang dihadapi selama ini. Yang pertama adalah terkait deflasi yang menyebabkan harga ikan turun.

“Masalah kita yang pertama di sini adalah harga ikan dan yang kedua adalah BBM. Dan ini bukan hanya tahun 2024, tapi sebelum-sebelumnya juga kami selalu kekurangan BBM,” kata Bahrun, Koordinator Nelayan Sekoci di TPI Sendhang Biru.

“Dari bulan Maret sampai bulan Oktober biasanya nelayan seperti saya yang khususnya sekoci bisa melakukan penangkapan ikan tuna dua kali dalam sebulan, tapi dengan kendala BBM kami di 2024 ini cuma bisa satu kali satu bulan dan itu sangat menurunkan sekali penghasilan kami,” lanjut Bahrun.

Kondisi ini juga diperparah dengan kondisi deflasi belakangan ini yang membuat harga ikan cenderung mengalami penurunan harga. Untuk itu, pihaknya berharap sebagai cagub pilihan mereka bisa memberikan solusi terbaik bagi nelayan.

Tidak hanya itu, Puji Hartono Ketua I Kelompok Nelayan Rukun Jaya Sendang Biru, juga menyampaikan rekomendasi strategisnya untuk para nelayan. Yang menurutnya cukup urgen adalah masalah pendangkalan.

Dikatakan Puji, pendangkalan laut sering menyebabkan masalah bagi nelayan. Seperti baling-baling kapal yang patah, dan juga kapal bocor.

“Harapan kami dengan datang ibu di sini bisa dibantu realisasikan program pendangkalan agar kegiatan bongkar ikan dan juga semua kegiatan aktivitas di Sendang biru itu berjalan lancar, harapannya kami seperti itu,” tegasnya.

Di sisi lain, para nelayan juga menyampaikan terima kasih karena bantuan dari pemerintah untuk membangunkan ponton dan juga atap yang sudah dilakukan tahap pertama. Para nelayan berharap pembangunan ponton dilanjutkan dan dipercepat. Karena sangat penting dalam melindungi nelayan beraktivitas di . (dev/van)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Warung Bebek Goreng H. Slamet di Kota Malang Terbakar':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO