Cagub Jawa Timur (Jatim) nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa melakukan kunjungan kampanye di pasar tradisional Blimbing, Kota Malang, (devi fitri afriyanti/BANGSAONLINE.com)
MALANG, BANGSAONLINE.com - Calon Gubernur (Cagub) Jawa Timur (Jatim) nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa melakukan kunjungan kampanye di pasar tradisional Blimbing, Kota Malang, Jumat (25/10/2024) pagi.
Begitu masuk ke pasar, Khofifah mendatangi dan menyapa sejumlah pedagang. Selanjutnya Khofifah keliling ke hampir semua stan mulai dari yang menjual kebutuhan sehari-hari, kue, sayuran, hingga daging.
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Bahas Kerja Sama Jatim-Yaman di Grahadi
- Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026, Gubernur Jatim Ajak Ajak Kuatkan Toleransi
- Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
Khofifah berbelanja di setiap stan pedagang yang didatangi, bahkan dia sempat membeli barang-barang kebutuhan yang kemudian dibagikan kepada masyarakat yang ada di pasar.
Tak ketinggalan, ia juga mendengarkan keluh kesah para pedagang yang berada di Pasar Blimbing, Kota Malang. Salah satunya, keresahan pedagang yang merasa selama ini lapak mereka sepi dari pembeli.
Merespons keluhan tersebut, Khofifah gencar untuk memberikan edukasi terkait literasi digital. Menurutnya, penjualan sistem online sangat perlu diikuti.
"Sekarang harus dikuatin dengan penjualan online, itu mendesak, tidak boleh ada kata tidak bisa, artinya mungkin tidak pada penjual mungkin tapi kepada keluarganya atau ada ekosistem di pasar ini yang melalukan pendampingan, siapkan aplikasi, kemudian kan ada komandan pasar, jadi siapkan kerjasama dengan misalnya ojol," terang Khofifah.
Ia mencontohkan, saat dirinya menjadi Gubernur Jatim periode 2019-2024 lalu, saat Pandemi Covid-19 melanda, ia mencetuskan program online bekerjasama dengan berbagai pihak untuk menghidupkan penjualan pasar tradisional ditengah aturan pembatasan aktifitas.
"Sebenarnya Pemprov melakukan uji coba di mulai dari nol ketika lumbung pangan, kita bikin ketika ada covid, betul-betul kita kerjasama dengan ojol, bumdes, PT pos untuk memberikan layanan yang memudahkan bagi pembeli, ada cod misalnya Drive Thru," ujar Khofifah.
"Itu format-format yang sudah kita lakukan pada saat covid. Jadi panjenengan semua punya kemampuan untuk mengedukasi mereka, literasi digital, saya rasa itu kebutuhan yang sangat mendesak," terangnya. (dev/ns)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




