Benarkah Jahe Dapat Turunkan Hipertensi? Simak Penjelasannya. Foto: Ist
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Jahe mengandung nutrisi dan mineral yang bermanfaat untuk tubuh, salah satunya dapat menurunkan hipertensi. Hipertensi merupakana kondisi Ketika tekanan darah di dalam tubuh seseorang berada pada angka 130/80 mmHg atau lebih.
Hipertensi bisa menyebabkan penyakit serius, seperti gagal jantung dan penyakit ginjal.
BACA JUGA:
- Viral Pengendara Motor di Surabaya Bawa Kardus Berisi Barang Harga Rp70 Jutaan
- Viral! Siswa SD di Probolinggo jadi Korban Bullying, Polisi Lakukan Penyelidikan
- Jambret Apes! Nekat Gasak Perhiasan Emak-emak di Blitar, Ternyata Emas Imitasi
- Polemik Yai Mim dan Sahara, Gus Yusuf Minta Alumni Tebuireng Jaga Adab
Dilansir dari Eating Well, penelitian yang sudah dilakukan membuktikan bahwa mengonsumsi jahe setidaknya 3 gram per hari atau kurang dari 2 sendok teh jahe bubuk yang rutin diminum 7-12 minggu bisa berdampak positif pada tekanan darah.
Jahe bekerja dengan cara menghalangi jalur kalsium di dalam tubuh dan berperan sebagai ACE inhibitor, enzim yang berfungsi melemaskan pembuluh vena dan pembuluh darah, sehingga tekanan darah tinggi berkurang.
Jahe mengandung gingerol, zingerone, shogaol, paradol yang dapat meningkatkan aktivitas antioksidan yang menjaga pembuluh darah tetap bersih. Kandungan tersebut bisa membuat pembuluh darah melebar sehingga aliran darah lebih lancar.
Selain itu, jahe juga mengandung antioksidan yang dapat mendukung keseimbangan tekanan darah di dalam tubuh.
Konsumsi jahe secara rutin terbukti dapat menyeimbangkan kadar gula darah, kolesterol dan inflamasi di dalam tubuh.
Perlu diketahui bahwa penelitian lebih lanjut masih terus dilakukan untuk mengetahui manfaat jahe lebih dalam lagi.
(ans)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






